Gara-gara Benang Layangan, Manager PLN Selatpanjang Rela Minta Maaf

Gara-gara Benang Layangan, Manager PLN Selatpanjang Rela Minta Maaf

layangan nyangkut di kabel pln (foto:plnbone)

Beritariau.com, Selatpanjang - Gangguan teknis berupa suplai listrik padam sering kali terjadi di Selatpanjang, Kepulauan Meranti. Untuk itu, Manager PT. PLN (Persero) Rayon Selatpanjang Annas Yasin Ilmianto minta maaf kepada seluruh pelanggan yang merasa dirugikan.

"Petugas layanan teknik kami kerap menyusuri jaringan. Salah satu masalah tekhnis di lapangan mendapati benang layangan yang tersangkut di jaringan. Kami telah berusaha maksimal untuk membersihkannya, namun karena sedang musim layangan, hari ini dibersihkan besok kembali muncul," jelasnya melalui telphone genggam, Senin (2/1/2017) malam kemarin.

Ditegaskannya juga bahwa listrik padam ini bukan tentang kecukupan daya, karena hingga saat ini daya PLN Selatpanjang masih mencukupi untuk memenuhi pasokan listrik seluruh pelanggan.

"Jadi ini murni karena gangguan jaringan yang diakibatkan layangan. Untuk daya kita masih cukup," ujarnya.

Supaya tidak terus berkepanjangan, Annas juga memohon kerja sama dari pelanggan, agar dapat membantu pihaknya dalam bentuk informasi jika ada layangan, atau dahan pohon yang berpotensi menganggu jaringan.

"Selain itu kami juga minta kerjasama masyarakat untuk menghimbau kepada anak-anak kita agar tidak bermain layangan didekat jaringan PLN. Selain untuk keselamatan mereka, juga agar jaringan tidak terganggu," kata Anas.

Ke depan, tambah Annas, kami akan mencoba melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara langsung mengenai hal ini. Selain itu, PLN Selatpanjang juga dalam waktu dekat berencana akan membuat akun media sosial Facebook untuk menerima masukan dan aduan dari masyarakat tentang kinerja atau gangguan PLN di daerah ini. [red]