Curhat dan Lelah Dipermainkan
KPU Pekanbaru tetapkan BISA jadi Paslon nomor 5
PASLON PILKADA PEKANBARU NOMOR 5 - Pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru 2017-2022 - H Dastrayani Bibra dan Said Usman Abdullah, ditetapkan sebagai peserta Pilkada Pekanbaru 2017 oleh KPU Pekanbaru | Beritariau.com 2016
Beritariau.com, Pekanbaru - KPU Kota Pekanbaru, akhirnya menetapkan Pasangan Calon (Paslon) H Dastrayani Bibra dan Said Usman Abdullah, menjadi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, periode 2017-2022 dengan nomor urut 5, Senin, (7/11/16).
Penetapan itu dilakukan saat KPU Pekanbaru, menggelar sidang pleno terbuka penetapan paslon dan pengambilan nomor urut peserta Pilkada 2017, di kantor KPU Kota Pekanbaru, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru.
Rapat pleno pengumuman penetapan pasangan calon dan penetapan nomor urut paslon walikota dan wakil walikota tahun 2017 tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua KPU Pekanbaru, Amirudin Sijaya didampingi 4 orang komisioner KPU lainnya yang dihadiri oleh pasangan calon Bibra-Said (BISA) dan disaksikan oleh KPU Provinsi Riau, Panwaslu Pekanbaru, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan tim koalisi partai pengusung PDI P dan PPP.
Dalam pleno Ketua KPU Pekanbaru, Amiruddin Sijaya mengumumkan pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah ditetapkan sebagai padangan calon peserta Pilkada 2017 sesuai berita acara perubahan nomor keputusan KPU Kota Pekanbaru nomor 59/Kpts/KPU-Kota-004.435265/X/2016 tentang penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota 2017-2022.
"Keputusan ini ditetapkan menindaklanjuti mengenai sengketa musyawarah Pilkada yang ditetapkan Panwaslu Pekanbaru," kata Amiruddin, saat sidang pleno.
Dimana sebelumnya, sesuai rekomendasi Panwaslu Nomor : 01/LP/RI-11/10/2016 tentang penerusan pelanggaran administrasi pemilihan, menyatakan Said Usman Abdullah (SUA) memenuhi syarat sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Pekanbaru 2017-2022
"Dan pasangan Bibra-Said (BISA) telah memenuhi syarat sebagai peserta pemilihan pilkada 2017," ungkap Amiruddin.
Dengan penetapan pasangan BISA dengan nomor urut 5 ini, Amiruddin mengatakan BISA melengkapi paslon calon walikota dan wakil Walikota yang ikut dalam bursa pencalonan Pilkada Pekanbaru 2017
Diantaranya, pasangan Syahril-Said Zohrin dari perseorangan, Herman Nazar-Defri Warman dari perseorangan, Firdaus MT-Ayat Cahyadi dari partai politik, Ramli Walid-Irvan Herman dari partai politik dan Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah dari partai politik.
"Keputusan ini sesuai dengan ditetapkan 5 pasangan calon yang ikut dalam pilkada 2017 Pekanbaru," ungkapnya
Setelah diumumkan penetapan pasangan calon KPU juga melakukan pengundian dan menetapkan nomor urut pasangan calon Walikota dan calon Wakil Walikota peserta Pilkada 2017 pada nomor urut 5.
Calon Walikota Pekanbaru, Dastrayani Bibra didampingi Wakil Wali Kota Said Usman Abdullah dalam penyampaiannya menyentil tidak ada manusia yang punya tidak punya kesahalan. Namun calon Walikota ini tetap bersyukur rangkaian acara penetapan pasangan calon dan penetapan pasangan calon berjalan dengan lancar.
"Kita sempat gugup apakah ditetapkan kita atau tidak," ucap Bibra saat menyampaikan sambutan.
Dengan penetapan ini, dia mengajak semua masyarakat bergandengan tangan dan mengharapkan dengan kampanye nanti KPU memberitahu timnya seputar informasi yang berkaitan dengan Pilkada Pekanbaru yang tengah berlangsung.
"Kami dalam hal ini sudah lelah (dipermainkan). Jadi tolong di beritahu kami rambu-rambu dan berharap banyak kerjasama baik di antara kita. Kita sebagai manusia biasa tidak luput dari khilaf dan salah," sebutnya.
Bibra juga dalam pidatonya menyampaikan visi misinya singkatnya yakni mewujudkan kota Pekanbaru bertuah dan sejahtera. Yang mana, Pekanbaru kota Bertuah sudah ada sejak kepemimpinan Walikota pertama sampai walikota di era Herman Abdullah.
"Makna bertuah ini adalah keramat punya kekuatan. Sesuai dengan sila ke 5, keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Bertuah adalah jati diri," tegasnya.
Pasangan ISA juga membacakan deklarasi kampanye pemilihan kepala daerah yang berintegritas damai. [bam]

