Jihandak Ledakkan Bom di Lokasi Steril

Simulasi Pam Pilkada, Kapolda Riau: Polisi terlibat politik uang, saya copot!

Simulasi Pam Pilkada, Kapolda Riau: Polisi terlibat politik uang, saya copot!

KAPOLDA RIAU - Brigadir Jenderal Polisi Zulkarnain | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Sejumlah petugas dari Brimob mendekati sebuah kotak mencurigakan yang setelah dideteksi berisi bom di halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru, Rabu (26/10/16) pagi.

Petugas dari Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Detasemen Gegana Brimob ini langsung mengevakuasi kotak itu ke tempat yang aman alias steril.

Langkah ini, adalah prosedur menjinakkan bom. Memastikan lokasi sekitarnya aman, tim memulai memasang peralatan meledakkan bom.

"Buumm!!!" Suara ledakan bom mengegelegar.‎

Peristiwa ini disaksikan langsung oleh Kapolda Riau Brigjen Pol Zulkarnain, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kejadian ini merupakan latihan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dengan sandi operasi Mantap Praja Siak 2017.

Selain Forkopimda, turut juga hadir para pimpinan penyelenggara Pilkada Pekanbaru, pimpinan partai politik (parpol) serta tim pemenangan 4 (empat) pasangan calon (Paslon) Walikota.

Dalam amanatnya, Zulkarnain mengatakan gelar pasukan bertujuan untuk mengecek kesiapan personil dan prasarana pengamanan Pilkada Kota Pekanbaru yang bakal berlangsung pada 15 Februari 2017 mendatang.

Sedikitnya 1.400 personil Polresta Pekanbaru, TNI, Satpol PP dan personil dari instansi terkait akan bekerja mengawasi dan mengawal setiap tahapan Pilkada Kota Pekanbaru.

Zulkarnain mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk menjaga netralitas dan tidak boleh terlibat politik praktis.

"Jangan memihak kepada salah satu kelompok. Apalagi terlibat money politics. Seperti yang saya lakukan di daerah lain, jika ada yang terbukti akan saya pecat," tegasnya.

Selain latihan menjinakkan bom, juga dilakukan simulasi sistem pengamanan Pilkada. Sejumlah adegan mulai dari kampanye, masa tenang, penjinakan bom, pengamanan TPS, dan antisipasi demo massa juga dilaksanakan. [red] ‎