Diduga Sindikat Perampok Sadis
Heroik! Sandera supir, perampok tangki CPO dikejar & dibekuk 2 personil Polisi

ilustrasi
Beritariau.com, Pelalawan - Perampokan terhadap truk tangki pengangkut minyak mentah kepala sawit alias Crude Palm Oil (CPO) semakin marak. Beruntung, aksi yang terjadi kali ini, Kamis (20/10/16) malam, tepatnya di kilometer 39 Desa Lubuk Ogung Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan, berhasil digagalkan.
Dua anggota kepolisian yang memergoki perampokan cairan panas bernilai tinggi itu, langsung bertindak. Satu dari empat sindikat pelaku diamankan melalui aksi kejar-kejaran.
"Dua petugas kita langsung bereaksi begitu mencium adanya aksi perampokan. Seorang pelaku diamankan," ungkap Kapolres Pelalawan AKBP Ari Wibowo, Jumat (21/10/16).
Mantan Kapolres Indragiri Hulu (Inhu) ini menuturkan, kejadian bermula sekitar pukul 21.30 wib, ketika mobil tangki bernomor polisi (nopol) BM 9889 BU yang dikemudikan Afrizal (31), baru selesai mengisi minyak CPO di Pabrik Kelapa Sawit PT Inti Indo Sawit di Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan.
Di tengah perjalanan, truk ini dihadang oleh sebuah mobil merek Avanza berwarna hitam bernopol BM 1785 NF dan dipaksa untuk berhenti. Usai dicegat, Aprizal langsung disekap, mulut dan matanya dilakban, sementara kaki dan tangannya diiikat.
Kemudian, lanjut Ari, para pelaku menyuruh Afrizal berbaring di kursi belakang pengemudi. Sambil menyandera Afrizal, salah seorang pelaku pun mengemudikan truk tangki itu menuju suatu tempat ke arah Kabupaten Siak. Sedangkan mobil avanza tadi pergi lebih dahulu.
Dalam perjalanan, sekitar pukul 22.00 wib, truk tangki tersebut berhenti untuk mengisi BBM di SPBU Bandar Seikijang.
Saat itulah melintas dua personil Polres Pelalawan yakni Aipda Marpaung dan Bripka D Panjaitan. Keduanya curiga melihat truk tangki CPI parkir secara tak lazim di kilometer 39 Desa Lubuk Ogung
"Saat mau pulang ke Pekanbaru, anggota kami curiga melihat mobil CPO berlabel SK melintas di jalur yang tidak seperti biasanya. Seharusnya melewati Simpang perak menuju Buatan namun truk tangki melewati jalan lintas timur," lanjut Ari.
Kedua personil ini kemudian menghampiri mobil itu. Ternyata kecurigaan tersebut terbukti. Spontan dua pelaku yang berada di dalam truk itu lompat dan melarikan diri ke arah kebun sawit dan meninggalkan truk tersebut. Saat dicek, disitulah mereka menemukan Afrizal yang disekap pelaku.
Tak berselang lama, mobil Avanza warna hitam tadi kembali datang dan mengampiri truk itu. Karena melihat Aiptu Marpaung berpakaian dinas polisi, lalu mobil itu berputar balik dan melarikan diri.
Yakin mobil itu sindikat perampok, kedua petugas yang terlatih itu pun dengan sigap melakukan pengejaran.
Aksi kejar-kejaran di tengah jalan lintas yang ramai dilewati pengendara tak terhindarkan lagi. Hingga di kilometer 40, supir avanza ini kehilangan kendali hingga mobilnya terjungkal.
Disitulah, Aiptu Marpaung dan Bripka D Panjaitan langsung menyergap dan menangkapnya salah satu pelaku bernama Wasmin (58) yang masih berada di dalam mobil.
Kemudian, kedua personil yang terlatih itu langsung menghubungi atasannya atas penangkapan tersebut. Tim Opsnal pun langsung melakukan pengejaran.
Seorang pelaku yang berhasil dibekuk tadi digiring ke sel tahanan Mapolres Pelalawan. Sedangkan, Afrizal sudah mulai pulih. Pasalnya, saat dibebaskan dalam penyanderaan itu, Ia dalam keadaan syok.
"Saat ini kita masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap para pelaku yang lainnya. Diduga mereka merupakan sindikat perampok antar provinsi yang tidak segan-segan menghabisi nyawa korban," tutup Ari. [red]

