AU Indonesia dan Singapura Latihan Bersama di Lanud Roesmin Nurjadin

AU Indonesia dan Singapura Latihan Bersama di Lanud Roesmin Nurjadin

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Angkatan Udara (AU) Indonesia dan Singapura melakukan latihan bersama dalam operasi Camar Indopura 23/16. Latihan bersama ini dipusatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
Kadiv Operasional Penerbangan, Kolonel M Yani Amirullah mengatakan, 50 personil dari TNI Angkatan Udara Indonesia dengan RSAF AU Singapura mulai dilakukan sejak Rabu (19/10/2016) siang.
"Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan kerja sama tentang pengawasan dan pertahanan udara," jelasnya.
Dalam latihan ini kata Yani, selain melibatkan sekitar 50 personil Angkatan Udara kedua negara, kedua negara juga mengerahkan pesawat pengintai udara dan maritim. 
TNI AU mengerahkan pesawat Boeing Maritim Surveilance dari Skardon Wing 5 Lanud Hasanuddin Makassar serta Singapore RSAF menggunakan pesawat Fokker MPA 50.
Menurut Yani lagi, Angkatan Udara kedua negara ini memiliki join training area yang mencakup sebelah timur bagian utara dari Tanjung Pinang dan Batam. Perbatasannya ada dua kontrol zone, baik dari FIR (flight information region) Singapura dan FIR Jakarta.
"Mereka (Singapura,red) memiliki kekuatan tersendiri dilaut. Maritim Surveilance kebanyakan dilaut. Sementara kegiatan latihannya didua perbatasan antara Indonesia dan Singapura mencakup Tanjung Pinang dan Kepulauan Batam, " kata Yani.
Saat disinggung kegiatan ini berkaitan dengan meningkatnya eskalasi di Laut Cina selatan dimana Tiongkok, Yani membantahnya. 
"Kalau kegiatan mengintai, tentu saja kita melakukannya secara internal saja, tidak dengan latihan gabungan, " pungkas Yani. (mc/red)