Kemarau Panjang, BPBD Rohul Bagi-bagi Air Bersih Gratis

Kemarau Panjang, BPBD Rohul Bagi-bagi Air Bersih Gratis

Warga Tambusai antri untuk mendapatkan air bersih gratis dari BPBD Rohul, Rabu (12/10/2016)

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Kemarau panjang yang terjadi lebih kurang satu bulan terakhir telah menyebabkan masyarakat di beberapa kecamatan di Rokan Hulu (Rohul) kesulitan mendapatkan air bersih.

Karena sebagian sumur masyarakat sudah kering, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membagi-bagikan air bersih kepada masyarakat secara gratis. Langkah ini disambut antusias warga.

Seperti diungkapkan Ramnah, salah satu warga di Rohul. Ia dan tetangganya mengaku sangat senang dengan adanya bantuan air bersih ini.

"Saat ini kami sangat membutuhkan. Sumur kami kering, sudah tidak ada air, Pak. Sebelum bantuan air bersih dari BPBD datang, harus kami harus  mengambil air ke sungai Batang Kumu. Itupun airnya keruh dan kotor," ungkapnya, Rabu (12/10/2016).

Namun karena membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari seperti cuci piring dan mandi, air kotor pun tetap digunakan. Sedangkan untuk minum, setiap harinya warga harus beli air galon.

"Harga per galon lumayan, Pak. Rp 5.000 per galon, itupun hanya tahan dua hari. Kalau tak ada lagi, biasanya kami ambil air sumur untuk minum setelah dimasak," keluhnya lagi,

Sementara itu, Plt Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Rohul,  Syafei Nur merincikan, selama musim kemarau terjadi sedikitnya sudah empat kecamatan yang paling terimbas.

Beberapa desa sudah dibantu dengan air bersih, terutama Rambah Hilir, Rambah Samo, Rambah dan yang hari ini adalah di Tambusai.

Air bersih yang kami bagikan tidak dipungut biaya sepeserpun kepada masyarakat alias gratis. Kalau tidak yakin bisa ditanya kepada warga yang sudah mendapat air bersih dari BPBD," ucap Syafei Nur.

Upaya ini perlu dilakukan BPBD karena kebutuhan air bersih juga merupakan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat. Terutama untuk daerah atau desa yang sulit mendapatkan air bersih. [cp]