Mau Nyolong HP, Maling ini Tega Cekik Korbannya Sampai Tewas

Mau Nyolong HP, Maling ini Tega Cekik Korbannya Sampai Tewas

Beritariau.com, Bagansiapiapi - Misteri kematian seorang wanita pada Rabu (21/9/2016)

di kamar No 43 Hotel Bestari Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, akhirnya terungkap. Petugas dari Kepolisian Sektor Bagan Sinembah pun telah mengamankan SF alias Ipan sebagai pelakunya.

Kapolres Rohil, Henry Posma Lubis Sik MH melalui Kapolsek Bagan Sinembah, AKP Eka Ariandy Putra Sik SH dalam konfrensi pers, Jum'at (30/9/2016) menjelaskan, penangkapan berhasil dilakukan pada Kamis (29/9/2016) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Tersangka SFransiska alias Ipan ini kita jemput dari Paket M, Kepenghuluan Lubuk Jawi, Kecamatan Balai Jaya. Tepatnya di rumah mertuanya yaitu Zulham Rica beserta barang bukti 1 Unit HP Merk OPPO F1 milik korban SrH. Selanjutnya TSK dan barang bukti kita amankan di Mapolsek guna proses penyidikan lebih lanjut," imbuhnya.

Dalam pemeriksaan, SF als Ipan akhirnya mengakui semua perbuatannya dihadapan penyidik.

"SF mengaku membunuh korban karena pada saat itu SF ingin mencuri HP OPPO F1 milik korban.  Pada saat SF mengambil HP tersebut, tiba-tiba korban terbangun dari tidurnya, karena merasa takut perbuatannya ketahuan oleh korban, SF melakukan pitingan (cekikan dengan melingkarkan lengan ke leher, red) dari belakang  korban hingga korban tewas, setelah korban tewas SF segera melarikan diri dan membawa HP milik korban," demikian ungkap Eka.

Korban ditemukan oleh temannya, seorang wanita berinisial SH (21). Dalam laporannya tersebut, pelapor menemukan korban SrH alias Arta telah meninggal dunia di dalam kamar No. 43, hotel Bestari Bagan Batu.

Lanjut Eka lagi, dari pengakuan pelapor hal tersebut diketahui pada saat itu ia  membangunkan korban di dalam kamarnya dengan cara memegang kakinya, dan ketika itu pelapor terkejut karena menyadari kalau kaki korban pucat dan kaku, ia merasa  curiga, lalu melaporkan hal tersebut ke kasir hotel dan pihak hotel menghubungi pihak Polsek Bagan Sinembah.

"Dari laporan itu kemudian kita langsung mendatangi Tkp dan meminta keterangan saksi-saksi serta mengamankan barang bukti dan membawa korban untuk dilakukannya Visum guna proses penyelidikan. Nah, dari hasil visum ditemukan ada bekas seperti cekikan," tutur Kapolsek.[bim]