Tak Hargai Buruh, Ratusan SBCI Riau, Geruduk Kantor SKK Migas Sumbagut

Tak Hargai Buruh, Ratusan SBCI Riau, Geruduk Kantor SKK Migas Sumbagut

Ratusan SBCI Provinsi Riau, berunjuk tasa di depan kantor SKK Migas Sumbagut | Beritariau.com 2016

Beritariau.com, Pekanbaru, - Tak mendapat keadilan sejak bekerja, ratusan buruh yang mengatasnamakan Serikat Buruh Cahaya Indonesia (SBCI), melakukan demo di depan kantor SKK Migas Sumbagut di Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Kamis (29/9/16) siang.

Aksi unjuk rasa ini terkait adanya pengurangan buruh dan upah buruh dibawah standar Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) yang dinilai tidak sesuai dengan aturan yang sebelumnya telah disepakati.

"Kami memberi tenggat waktu 10 hari dari sekarang. Mereka (SKK Migas Sumbagut) berjanji akan memberikan jawaban. Kalau tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan lakukan demo besar-besaran," ucap Ketua Umum DPP SBCI Provinsi Riau, Adermi, BBA, saat berunjuk rasa di Kantor SKK Migas Sumbagut di jalan Ahmad Yani, Pekanbaru.

Dia menuding, selama ini, persoalan dan hak-hak yang dihadapi pekerja tidak pernah terselesaikan. Bahkan, sebutnya, mediasi pernah dilakukan di Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Siak. Namun, saat dipanggil tidak pernah hadir.

"SKK Migas pusat yang harus turun tangan langsung menghadapi persoalan ini," cetusnya.

Dalam tuntutannya, mereka mendesak SKK Migas memberi teguran keras kepada BOB PT BSP-Pertamina Hulu karena upah buruh dibawah standar UMSP. Selain itu, mereka menolak pengurangan buruh yang dilakukan oleh BOB PT BSP-Pertamina Hulu.

BOB PT BSP Pertamina Hulu diminta memberikan pesangon setiap pergantian Perusahaan Kontraktor sesuai perundang-undangan yang berlaku. Dan terakhir, BOB PT BSP Pertamina Hulu diminta merapel pembayaran/pesangon setiap pekerja karyawan perusahaaan jasa penunjang dari tahun 2012 hingga saat ini.

Dari pantauan, aksi ratusan buruh SBCI ini, dilakukan dengan cara berorasi dan membentangkan spanduk yang berisikan tuntutan. Usai berunjuk rasa di SKK Migas Sumbagut, mereka beranjak di depan Kantor Diskaner Provinsi Riau, dengan tuntutan yang sama. [bam]