Target 2.300 Berkas Prona Rohul, Ternyata Baru 93 Sertifikat Tanah yang Jadi

Target 2.300 Berkas Prona Rohul, Ternyata Baru 93 Sertifikat Tanah yang Jadi

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Badan pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Rokan hulu di tahun 2016 sudah memprogramkan proyek Nasional agraria (Prona) sebanyak 2.300 persil di 16 kecamatan se-Rohul. Namun pencapaiannya hingga saat ini masih jauh dari targer.

"Di tahun 2016 kita  sudah memprogramkan sebanyak 2.300 prona. Namun berkas prona yang sudah dientry atau kita  terima  sebanyak 1.675 Persil," kata Kasi hak tanah dan pendaftaran tanah BPN Rohul, Nasrul, Kamis (22/9/2016) kemarin.

Sedangkan sisanya masih berupa berkas prona yang sudah diukur lapangan sebanyak 1.542 persil, berkas prona yang sudah terbit peta bidang 750 Persil, dan berkas prona yang sudah riktan 582 Persil.

Lalu berkas prona yang sudah terbit sk hak kepemilikan ada 191 Persil, prona yang sudah terbit sertifikatnya 169 Persil dan berkas prona yang sudah diserahkan sertifikatnya sebanyak 93 Persil.

Dengan kondisi saat ini dari 2300 prona yang diprogramkan, baru 93 Persil yang sudah diserahkan sertifikatnya. Ini artinya masih jauh dari harapan realisasi. Melihat kondisi saat ini sudah memasuki bulan Oktober, tentu tidak akan terkejar akhir Desember 2016 mendatang.

"Terjadinya keterlambatan program prona bukan kesalahan dari kita melainkan masyarakat itu sendiri yang dari awal tidak mempersiapkan berkas surat seperti, pajak bumi bangunan (PBB) dan termasuk  bea porolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). " Jelas Nasrul.

Dia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan ikut program prona tahun 2017 mendatang, untuk menyiapkan persyaratan yang sudah ditetapkan.

"Bagi masyarakat yang ikut program prona, yang dibebankan hanya PBB dan BPHTB. Sedangkan untuk pengukuran lahan, termasuk anggota yang turun ke lapangan sudah ditanggung oleh negara," ucap Nasrul. [cp]