Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri

Pelantikan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto (Dok. YouTube Setpres)
Beritariau.com, Jakarta -- Tongkat komando Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi berganti. Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026). Dalam prosesi tersebut, Prabowo juga melantik Komjen Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Polisi Dedi Prasetyo.
Upacara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden mengenai pengangkatan Kapolri dan Wakapolri.
Prabowo selanjutnya memandu pengucapan sumpah dan janji jabatan yang diikuti Suyudi. Dalam sumpahnya, Suyudi menyatakan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Ia juga berjanji menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja penuh tanggung jawab serta memegang teguh Tribrata.
Setelah pengucapan sumpah, Suyudi menandatangani berita acara pengangkatan sumpah jabatan. Prabowo kemudian menyematkan tanda pangkat jenderal bintang empat kepada Suyudi sekaligus menyerahkan tongkat komando Kapolri. Dengan demikian, Suyudi resmi menyandang pangkat Jenderal Polisi.
Suyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1994 tersebut juga pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Kapolda Banten. Pengalamannya di lingkungan reserse turut mewarnai perjalanan kariernya di kepolisian.
Pergantian pucuk pimpinan Polri ini sebelumnya telah melalui proses politik dan konstitusional di DPR. Komisi III DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi sebelum memberikan persetujuan.
Persetujuan tersebut kemudian dibawa ke rapat paripurna DPR pada Kamis pagi. Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani, anggota Dewan menyetujui Suyudi sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Sementara itu, Wahyu Hadiningrat kini resmi menduduki posisi Wakapolri. Sebelum dilantik, Wahyu menjabat sebagai Astamarena Kapolri dan memiliki pengalaman di sejumlah posisi strategis di lingkungan Polri, termasuk Wakabareskrim dan Wakapolda Metro Jaya.
Pergantian tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh Polri. Listyo Sigit Prabowo selanjutnya meninggalkan posisi Kapolri setelah masa kepemimpinannya berakhir dan mendapat penugasan baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Suyudi sendiri menyampaikan apresiasi kepada Listyo Sigit atas bimbingan dan pengalaman yang diberikan selama perjalanan kariernya di institusi Polri.
"Dalam kesempatan yang baik ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Listyo Sigit Prabowo yang telah membimbing dan telah memberikan banyak hal dalam karir kami sehingga bisa sampai ke detik ini," ujar Suyudi di Istana Negara.
Dengan pelantikan tersebut, Suyudi resmi memegang kendali tertinggi di institusi Polri bersama Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri. (*)

