Wabup Perintahkan Satpol PP

Lagi asyik karaoke bersama cewek di O2 KTv, Kades di Meranti ini digerebek

Lagi asyik karaoke bersama cewek di O2 KTv, Kades di Meranti ini digerebek

ilustrasi

Beritariau.com, Meranti - Edy Gunawan, seorang Kepala Desa (Kades) di Desa Lukit Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti, sungguh tak menyangka kegembiraannya bersama seorang rekan dan ditemani dua orang wanita penghibur di ruang VIP Karaoke O2 di Selat Panjang, Jumat (16/09/16) malam, bakal dihentikan Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP).

Penggerebekan Edy ini berdasarkan perintah dari Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim yang mendapat laporan dari warga.

Ia langsung diamankan di Kantor Satpol PP di Jalan Merdeka Selat Panjang. Rencananya, Said Hasyim akan melakukan pembinaan terhadap oknum Kades yang diketahui sering masuk ke tempat hiburan malam bersama dengan wanita penghibur ini.

"Iya, ada penggerebekan oknum kades, ini kita lakukan berdasarkan perintah dari pak Wakil Bupati (Said Hasyim, red)," ujar Kepala Satpol PP Kep Meranti, Janevi Maeza, Minggu (18/09/16).

Perlu diketahui diketahui, beberapa waktu lalu, Said memberi penegasan kepada seluruh aparatur pemerintahan di Kep Meranti bahwa untuk mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta merubah perilaku tak pantas.

"Kita harus memberikan contoh yang baik sesuai tugas dan fungsi jabatan. Saat ini masyarakat melihat dan berharap besar kepada kita untuk dapat membangun daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat, melayani dengan baik, bukan masuk tempat hiburan malam..!," papar Said.

Ia mengaku tak bisa mengawasi para aparatur secara keseluruhan.

"Saya berharap kesadaran itu muncul dari hati, mari kita melaksanakan tugas dan fungsi sebaik-baiknya. Apalagi menyangkut pelayanan dan penggunaan anggaran daerah yang sejatinya untuk kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Said juga berjanji, tak akan mentolerir apalagi melindungi aparatur yang suka memakan uang rakyat yang berbuntut harus berhadapan dengan hukum.

"Saya sudah ingatkan jangan main-main dengan uang rakyat. Jika sudah berhadapan dengan hukum, tanggung sendiri, bahkan saya akan mendorong untuk menindaknya," tambah Said. [red]‎‎