Afif Muhammad Thoifur Raih Juara II MTQ Nasional, Bupati Siak Hadiahkan Umrah

Afif Muhammad Thoifur Raih Juara II MTQ Nasional, Bupati Siak Hadiahkan Umrah

Afif Muhammad Thoifur Raih Juara II MTQ Nasional, Bupati Siak Hadiahkan Umrah

Beritariau.com, Siak -- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Kabupaten Siak di tingkat nasional. Kafilah asal Kecamatan Mempura, Afif Muhammad Thoifur, berhasil meraih Juara II Nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.

Afif yang turun pada cabang Tilawah golongan Tartil berhasil menembus babak final dan menjadi peserta asal Riau dengan raihan tertinggi pada MTQ Nasional 2026.

Prestasi tersebut turut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Siak. Dari 56 anggota kafilah MTQ Provinsi Riau yang bertanding di Semarang, terdapat empat peserta asal Siak yang terpilih memperkuat kontingen Riau. Selain Afif, M. Dzakwan Ansyar juga berhasil mencatat prestasi dengan meraih Harapan I pada cabang Hifzhil Qur’an 20 Juz Putra.

Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut saat menerima rombongan kafilah Siak di kediaman dinasnya, Senin (21/9/2026).

“Alhamdulillah ananda Afif meraih juara II dan menjadi satu-satunya raihan tertinggi yang didapat Riau pada MTQ Nasional di Semarang. Ada empat ananda kita dari Siak yang terpilih mewakili Riau. Tiga anak Riau masuk final. Tentu kami sangat bangga dan bersyukur anak kita mengharumkan nama Siak di tingkat nasional,” kata Afni.

Tak hanya memberikan apresiasi, Pemkab Siak juga menyiapkan penghargaan bagi Afif atas prestasi yang diraihnya. Afif sebelumnya merupakan Juara I MTQ Provinsi Riau, sehingga berhak mendapatkan hadiah berupa keberangkatan umrah.

Selain hadiah umrah, Afif juga memperoleh tambahan beasiswa senilai Rp5 juta dari BRK Syariah sebagai bentuk dukungan terhadap generasi muda yang berprestasi sekaligus memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an.

“Selain hadiah umrah untuk juara 1 saat MTQ Provinsi, kami juga memberikan tambahan beasiswa Rp5 juta bagi Afif dari BRK Syariah. Kami berharap ini menjadi sumber inspirasi, agar semakin banyak lagi ke depan putra-putri Siak semangat mencintai Al-Qur’an. Semoga keberkahan Allah SWT turun ke Negeri Istana,” ujar Afni.

Menurut Afni, capaian Afif dan peserta lainnya semakin memperpanjang daftar prestasi putra-putri Siak dalam berbagai ajang MTQ maupun Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Catatan prestasi tersebut di antaranya terjadi pada MTQN 2012 di Maluku, ketika peserta asal Siak meraih Harapan II melalui almarhumah Ratih pada cabang Tafsir dan Sabri Fazil pada cabang Tilawah.

Kemudian pada MTQN 2014 di Kepulauan Riau, Yudi Oktober berhasil meraih Harapan III pada cabang Kaligrafi.

Prestasi kembali ditorehkan pada MTQN 2018 di Sumatera Utara. Navri Syarhil berhasil meraih Juara II, sedangkan Fahmil Putri Ainul dan kawan-kawan meraih Juara III.

Pada 2018, 2019 dan 2020, Rizki Indah Lestari juga mencatat prestasi Juara II cabang Hifzhil Qur’an masing-masing pada MTQN Sumatera Utara, STQHN Kalimantan Barat dan MTQN Sumatera Barat.

Selanjutnya, pada MTQN 2022 di Kalimantan Timur, Fatahillah Al Hafizh meraih Harapan II. Pada STQN 2023 di Kalimantan Timur, Alfie Mulya Putra berhasil meraih Juara III cabang Hadis 500 tanpa sanad.

Prestasi putra-putri Siak berlanjut pada 2024. Langgeng Surya Winata meraih Juara III Group Fahmil Qur’an, sementara Fatahillah Al Hafizh kembali meraih Harapan II.

Kemudian pada STQHN 2025 di Sulawesi Tenggara, Eka Sri Hariani berhasil meraih Harapan II.

Afni mengatakan rangkaian prestasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Siak.

Ia menegaskan, dukungan terhadap pembinaan Al-Qur’an tetap menjadi perhatian Pemkab Siak meski pemerintah daerah tengah menjalankan kebijakan efisiensi anggaran. Bahkan, alokasi dukungan dana untuk Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Siak pada masa kepemimpinannya justru ditingkatkan.

“Kantor LPTQ kami pindahkan, merenovasi bangunan lama dan banyak yang bilang ini jadi pusat pembinaan Al-Qur’an terbaik tingkat kabupaten se-Riau. Inilah bukti kesungguhan kami pada pembinaan generasi cinta Qur’an di Negeri Istana,” tegas Afni.

Keberhasilan Afif di panggung nasional sekaligus menunjukkan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Siak berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai pencapaian individu, tetapi mampu menjadi pemantik bagi semakin banyak anak muda untuk mendalami, mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. (*)