Bermuatan Material Bangunan

Selamatkan ABK Kapal yang terbalik, Kades di Meranti terjun ke pantai

Selamatkan ABK Kapal yang terbalik, Kades di Meranti terjun ke pantai

KAPAL TERBALIK - Warga Desa Rangsang Pesisir Ramai Melihat Kapal Terbalik di Pantai | Istimewa

Beritariau.com, Meranti - Syamsudin, Kepala Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti, terjun langsung ke pantai menyelamatkan Edi Saputra (41), salah seorang Anak Buah Kapal (ABK) dari KM Lestari 5 yang terbalik sekitar 500 meter dari bibir pantai desa itu pada Jumat (09/09/16) lalu.

Sebelumnya, Kapal Motor (KM) Lestari 5 GT 25 dengan nomor lambung 902/PPE milik Suherman (65 tahun) warga Desa Sonde Kecamatan Rangsang Pesisir itu, terbalik di perairan Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir pada Jumat (09/09/16) lalu sekitar pukul 12.30 wib.

Kades Syamsudin mengaku, awalnya mendapat kabar peristiwa itu dari kakaknya setelah melaksanakan Shalat Jumat. Mendapat informasi itu, dia langsung menuju lokasi kejadian dan hanya menemui Azman, Kapten Kapal yang telah berhasil menyelamatkan diri saat kapal terbalik.

"Waktu saya tanya Kapten kapal, dia bilang masih ada dua orang di kapal. Saya minta peralatan, ternyata cuma ada Kapak. Dengan Kapak itulah, kami membelah badan kapal dan menyelamatkan Edi. Tapi satu orang lagi baru ditemukan besoknya (Sabtu)," ungkap Syamsudin, Selasa (13/09/16).

Dijelaskannya, KM Lestari 5 yang berlayar dari pelabuhan Vihara Jaya Desa Telesung menuju Pelabuhan Ladang Kecil Desa Telesung, mengangkut material bangunan berupa 200 sak semen dan besi ukuran 8 inci sebanyak 100 batang. Selain itu juga mengangkut 40 karung beras titipan warga.

"Material bangunan itu rencananya untuk membangun jalan program Alokasi Dana Desa (ADD), yakni jalan gang busung tinggi sepanjang 76x2 meter dan jalan Masjid Nurul Huda sepanjang 76x2 meter. Meskipun rugi akibat musibah ini, penyuplainya tetap bersedia mengganti," bebernya.

Pada hari kejadian, Kapten Kapal bernama Azman (37 tahun), warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, berhasil menyelamatkan diri. Kemudian Kepala Kamar Mesin Edi Saputra (41 tahun), warga Desa Kayu Ara Kecamatan Rangsang Pesisir, juga berhasil diselamatkan.

Sedangkan satu orang ABK bernama Rian Winado alias Afis (24 tahun), warga Desa Kayu Ara, Rangsang Pesisir, baru ditemukan sehari kemudian pada Sabtu (10/09/16) sekira pukul 11.45 wib, dalam kondisi sudah meninggal dunia. Diduga, korban sempat terjepit pada besi muatan Kapal, sebelum muncul ke permukaan air laut.

Upaya pencarian terhadap korban Rian Winado alias Afis, sempat dilakukan hingga Jumat malam yang dipimpin Kapolsek Rangsang, IPDA B Purba dan anggota, serta satu Tim dari Badan SAR Nasional. [red]‎