Bantuan Pangan untuk 60.478 Warga Pekanbaru Mulai Disalurkan, Beras Dibagikan Bertahap

Beritariau.com, Pekanbaru — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat yang masuk dalam daftar penerima manfaat. Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui 15 kecamatan.
Petugas Perum Bulog Kanwil Riau dan Kepulauan Riau turut membantu proses distribusi bantuan di kantor-kantor kelurahan. Salah satu wilayah yang telah memulai penyaluran yakni Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya.
Sebanyak 676 warga di kelurahan tersebut tercatat sebagai penerima bantuan. Mereka dapat mendatangi kantor lurah untuk memperoleh bantuan pangan sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan.
Bantuan yang disalurkan kali ini merupakan alokasi untuk tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.
Secara keseluruhan, terdapat 60.478 penerima manfaat bantuan pangan di Kota Pekanbaru. Data penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Penerima bantuan tersebut merupakan warga yang sebelumnya juga tercatat menerima bantuan pangan untuk periode April, Mei, dan Juni 2026.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mendorong agar distribusi bantuan pangan segera dituntaskan secara bertahap di seluruh wilayah.
Menurutnya, pemerintah kota bersama Bulog telah berkoordinasi agar penyaluran dapat dimulai sejak awal September.
"Untuk penyaluran bantuan pangan bagi warga bakal berlangsung secara bertahap," ujar Agung, Rabu (2/9/2026).
Ia menyebutkan, setelah sejumlah kelurahan memulai distribusi, penyaluran akan dilanjutkan ke kelurahan lainnya.
Agung juga meminta para lurah memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat.
"Kita bekerja sama dengan Bulog untuk segera menyalurkannya mulai awal bulan ini, apalagi penyalurannya secara bertahap," katanya.
Pemko Pekanbaru berharap distribusi bantuan pangan tersebut dapat berjalan lancar sehingga kebutuhan pangan masyarakat penerima manfaat selama tiga bulan alokasi dapat terpenuhi. (*)

