Batik Subayang Kampar Unjuk Karya di AMS Fashion Awards 2026

Batik Subayang Kampar Unjuk Karya di AMS Fashion Awards 2026

Beritariau.com, Pekanbaru -- Batik Subayang asal Kabupaten Kampar kembali mendapat ruang untuk tampil di panggung mode. Karya batik Kampar tersebut ditampilkan dalam ajang Asmaranur Modeling School (AMS) Fashion Awards 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Premiere, Minggu (30/8/2026).

Kehadiran Batik Subayang dalam ajang tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Dekranasda Kabupaten Kampar, Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, yang hadir sebagai tamu kehormatan.

Ia didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar Edward, SE, MM serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Disperinaker Kampar, Ny. Dian R. Natalia Edward.

Ajang tersebut turut dihadiri pendiri sekaligus pelatih AMS, Irvan Asmara, beserta keluarga besar. Hadir pula desainer Rico Bije Reybonte, perancang jumputan Batik Kampar dari Rumah Batik Moringa yang mengangkat tema Batik Subayang.

Batik Subayang sebelumnya mendapat perhatian setelah Rico Bije Reybonte bersama DWP UP Disperinaker Kampar melakukan kunjungan ke Rumah Batik Kampar.

Dari proses tersebut, Batik Kampar kemudian dikembangkan dalam kreasi busana modern dan tampil dalam berbagai ajang fesyen. Salah satunya adalah Indonesia Fashion Week di Jakarta Convention Centre (JCC) yang berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Tengku Nurheryani menilai tampilnya Batik Subayang dalam AMS Fashion Awards menjadi langkah positif untuk memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus potensi industri kerajinan Kampar kepada masyarakat luas.

“Semoga semakin banyak pengrajin Batik Kampar yang mendapatkan ruang untuk berkembang, berinovasi, dan dikenal di tingkat nasional bahkan di kancah internasional,” ujar Tengku Nurheryani.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada AMS, khususnya Irvan Asmara, serta desainer Rico Bije Reybonte yang telah memberikan ruang bagi Batik Kampar untuk tampil dalam balutan fesyen modern.

Menurutnya, kolaborasi antara pelaku industri batik dan dunia fesyen dapat menjadi salah satu cara memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk kerajinan daerah.

Senada, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar yang juga Ketua Harian Dekranasda Kampar bersama Ketua DWP UP Disperinaker berharap Batik Kampar semakin banyak dikembangkan oleh para desainer, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat identitas budaya daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi para pengrajin batik di Kampar.

Pendiri AMS, Irvan Asmara, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan AMS Fashion Awards 2026. Ia juga mengapresiasi kehadiran dan dukungan Ketua Dekranasda Kampar dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Rico Bije Reybonte optimistis Batik Kampar memiliki potensi besar untuk bersaing di industri fesyen nasional hingga internasional. Melalui sentuhan desain modern, kekayaan motif dan karakter lokal Batik Kampar dinilai dapat semakin dikenal oleh pasar yang lebih luas.

Sebagai penutup acara, Ketua Dekranasda Kampar menyerahkan buket bunga sebagai ucapan selamat kepada Asmaranur Modeling School dan desainer Batik Subayang atas suksesnya pelaksanaan AMS Fashion Awards 2026. (*)