Limbah Medis Belum Terkelola Maksimal, BLH Minta RSUD Rohul "Cari" Pihak Ketiga

Limbah Medis Belum Terkelola Maksimal, BLH Minta RSUD Rohul "Cari" Pihak Ketiga

limbah medis (net)

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Untuk melakukan pengelolaan limbah medis secara tepat, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Rokan Hulu (Rohul) minta RSUD Pasir Pangaraian untuk melakukan kontrak dengan pihak ketiga.

Tentunya pihak ketiga ini merupakan lembaga yang sungguh-sungguh mengerti akan pengelolaan limbah medis.

Saran ini disampaikan Kepala BLH Rokan hulu, Hen Irfan, Selasa (13/9/2016) terkait kondisi pembuangan limbah medis RSUD yang menimbulkan bau yang tak sedap dan tak sehat bagi kehidupan masyarakat tempatan.

Menurut Hen, agar tidak membahayakan bagi lingkungan dan masyarakat seharusnya pihak RSUD sudah mengelolanya dengan baik dan benar.

"Meski tidak berdampak langsung namun dampaknya akan terlihat dua sampai lima tahun ke depan," ucap Hen.

Terkait persoalan limbah tersebut, pihaknya juga sudah memanggil Direktur RSUD untuk memperbaiki pengelolaan limbahnya baik limbah medis dan non medis.

Menanggapi usulan ini, Bidang Pengelolaan Limbah RSUD Pasir Pangaraian, Hasbikar menjawab saat ini telah melakukan kontrak kerja sama dengan pihak ketiga. Bahkan tak lama lagi, pengelola limbah dari pihak ketiga akan turun langsung ke RSUD.

"Terkait pengelolaan limbah medis, selama ini saya tidak tau, Bang. Pasalnya saya juga kan  baru menjabat, jadi tidak tahu sebelumnya seperti apa pengelolaannya. Namun selama saya membidangi limbah RSUD, akan berupaya secara maksimal untuk pengelolaan limbah," terang Hasbi.[cp]