Gelar Olah Tempat Kejadian Perkara

Polres Siak back up Polsek Sungai Apit usut tewasnya gadis di dalam septic tank

Polres Siak back up Polsek Sungai Apit usut tewasnya gadis di dalam septic tank

ilustrasi

Beritariau.com, Siak - Tim Opsnal Polsek Sungai Apit dibantu (back up, red) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak, Selasa (13/09/16) terus menyelidiki tewasnya seorang gadis tanpa celana dalam yang ditemukan terbujur kaku di dalam septic tank tepat dibelakang rumahnya di kawasan RT 03 RW 02 Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntut Aryo Tejo, Selasa (13/09/16) siang, mengaku belum bisa mengetahui detil penyebab korban tewas dibunuh.

"Kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Abang korban juga masih shock sehingga belum bisa dimintai keterangannya," kata Guntur.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) memang didapati adanya temuan celana pendek bersama celana dalam milik korban dibelakang rumah tetangga korban, yang mana jarak rumah korban dengan rumah tetangga korban sekitar 50 meter dan jarak temuan celana pendek serta celana dalam korban dari rumah tetangga sekitar 2 meter.

Saat ditemukan posisi Ina dalam keadaan telungkup. Sebelumnya diberitakan setelah hilang, keluarga mencari-cari Ina. Namun, tak ketemu. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 20.00 wib, mereka menemukan celana pendek dan celana dalam milik Ina belakang rumah tetangga.

Dimana, jarak rumah mereka dengan tetangga sekitar 50 meter. Sementara, celana Ina ditemukan hanya berjarak sekitar 2 dari rumah tetangga mereka itu. Namun, tetangga mengaku tak tahu dimana Ina.

Atas temuan celana Ina itu, keluarga merasa curiga.

Sebelum Ina dinyatakan hilang, Kakak Ina, Suriati, mengatakan bahwa, terakhir Ia melihat adiknya itu, adalah saat adiknya berkumpul dengan teman-temannya.

Saat itu, Suriati melihat Ina menuju ke belakang rumahnya. Akan tetapi, Ia tak tahu tujuan Ina ke belakang rumah. Setahu Suriati, Ina pasti menuju ke belakang rumah untuk buang air besar. Pasalnya, toilet mereka terpisah dari rumah. Sehingga Suriati pun saat itu tak curiga dan menganggap Ina ke belakang rumah adalah hal biasa.

Selanjutnya, keluarga dan warga sekitar masih terus mencari Ina. Akhirnya, pada Minggu (11/09/16) malam, sekitar pukul 22.00 wib, saat Jufri membuka penutup septic tank di belakang rumahnya, Ia melihat adiknya itu sudah tak bernyawa lagi di dalam septic tank.

Saat ditemukan, kondisi Ina hanya mengenakan pakaian bagian atas saja. Jufri pun memberitahukan kepada keluarga dan warga kemudian melaporkannya ke Polsek Sungai Apit. Setelah dievakuasi, jasad dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siak untuk dilakukan pemeriksaan dan dilakukan visum et revertum.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mencari penyebab kematian Ina. Sejauh ini, Polisi menduga, Ina dibunuh sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam septic tank untuk menghilangkan jejaknya. Polisi pun memasang garis polisi (police line) di lokasi untuk kepentingan penyelidikan selanjutnya.

Atas temuan ini, Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik MM, Senin (12/09/16) siang mengatakan, ada dugaan bahwa Ina adalah korban pembunuhan.

"Ada indikasi pembunuhan. Pasalnya, melihat dari kondisi mayat yang ditemukan dalam septic tank yang tertutup," ujar Guntur. [red]‎