33 Ton Garam Disemai, OMC Sasar Tujuh Wilayah Riau

33 Ton Garam Disemai, OMC Sasar Tujuh Wilayah Riau

Beritariau.com, Pekanbaru -- Upaya mendatangkan hujan untuk membantu mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Riau terus dilakukan. Tim Satuan Tugas (Satgas) Udara kembali menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai tiga ton garam pada Rabu (26/8/2026).

Penyemaian dilakukan dalam tiga sortie penerbangan dengan sasaran tujuh wilayah di Riau, yakni Siak, Bengkalis, Pekanbaru, Kampar, Pelalawan, dan Indragiri Hilir.

Kepala BPBD dan Damkar Riau Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur mengatakan, sortie pertama menyasar Siak dan Bengkalis. Selanjutnya, sortie kedua diarahkan ke Pekanbaru, Siak, dan Kampar.

"Sortie ketiga menyasar Pelalawan dan Indragiri Hilir," kata Jim, Rabu (26/8/2026).

Dalam pelaksanaan OMC, material berupa garam atau natrium klorida (NaCl) disemai ke atmosfer untuk membantu proses pembentukan awan dan meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah sasaran.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan karhutla yang masih berdampak terhadap kualitas udara di sejumlah daerah Riau. Hujan yang diharapkan turun juga dapat membantu membasahi lahan serta mengurangi konsentrasi asap.

"OMC ini merupakan salah satu upaya untuk membantu penanganan karhutla, terutama dengan mendorong turunnya hujan di wilayah-wilayah yang menjadi sasaran penyemaian," ujarnya.

Dengan tambahan tiga ton garam pada pelaksanaan OMC kali ini, total material yang telah disemai selama operasi modifikasi cuaca di Riau mencapai 33 ton.

Pemerintah dan Satgas Udara masih terus mengoptimalkan berbagai langkah penanganan karhutla, terutama di tengah kondisi kabut asap yang melanda sejumlah wilayah. (*)