Pemkab Kampar dan BPN Perkuat Sinergi, Data Pertanahan Jadi Basis Optimalisasi Pendapatan Daerah

Beritariau.com, Bangkinang -- Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat sinergi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kantor Pertanahan Kabupaten Kampar dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kampar, Senin (24/8/2026).
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung setelah Pemkab Kampar mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang digelar Kementerian Dalam Negeri RI.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar diwakili Asisten I Setda Kampar Drs. Muhammad mengikuti rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir dari Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar.
Rakor tersebut diikuti kepala daerah dan jajaran terkait dari seluruh Indonesia dengan agenda membahas strategi pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah.
Usai rakor, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan PKS antara Kantor Pertanahan Kabupaten Kampar dan Bapenda Kampar. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat pemanfaatan dan pertukaran data pertanahan dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Asisten II Sekda Kampar Muhammad mengatakan, pengendalian inflasi dan peningkatan pendapatan daerah merupakan bagian yang saling berkaitan dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah.
“Pemerintah Kabupaten Kampar terus berkomitmen mendukung berbagai program nasional dalam pengendalian inflasi. Di sisi lain, melalui kerja sama antara BPN dan Bapenda ini diharapkan dapat memperkuat validitas data serta mengoptimalkan potensi pendapatan daerah yang bersumber dari sektor pertanahan,” ujarnya.
Menurutnya, ketersediaan data yang valid dan terintegrasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan penerimaan daerah.
Kerja sama BPN dan Bapenda juga diharapkan dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan dan akuntabel.
Muhammad berharap kolaborasi tersebut memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam mempermudah pelayanan administrasi pertanahan serta mendukung peningkatan kualitas pembangunan di Kabupaten Kampar.
Pemkab Kampar optimistis sinergi tersebut dapat memperkuat pengelolaan data dan penerimaan daerah sekaligus membuka peluang optimalisasi potensi sektor pertanahan untuk mendukung percepatan pembangunan.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kampar Andi Dermawan Lubis, Forkopimda Kampar, jajaran asisten dan kepala OPD terkait, Bulog serta sejumlah instansi lainnya. (*)

