Tahun ini, Permintaan Hewan Kurban di Rohul Merosot

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Anjloknya harga komoditas unggulan Rokan Hulu, sawit dan karet ternyata berdampak pada jumlah permintaan hewan kurban di masyarakat.
Seperti diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Rohul, Marjoko, Senin (5/9/2016), terjadi penurunan jumlah hewan kurban yang disediakan pada Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriyah.
Jika tahun lalu, hewan kurban di Kabupaten Rohul mencapai 2.706 ekor. Terdiri dari 217 ekor kerbau, 2.312 ekor sapi dan 177 ekor Kambing. Sedangkan tahun ini, hewan kurban yang disediakan hanya 2.567 ekor. Terdiri dari 197 ekor Kerbau, 2.211 ekor Sapid an 159 ekor Kambing.
Penurunan tersebut diduga karena dua faktor. Yakni faktor pertama, ekonomi masyarakat yang rendah sehingga pembelian hewan kurban tidak sebanyak tahun lalu.
"Kami memang belum melakukan analisa secara mendetail. Tetapi berdasarkan informasi yang kami peroleh dilapangan, faktor pertama yang menyebabkan turunnya jumlah hewan kurban di Rohul karena ekonomi sekarang ini rendah," jelas Marjoko.
Sementara itu, dari jumlah 2.567 ekor hewan kurban untuk tahun ini, tidak ditemukan hewan kurban yang sakit atau cacat. Pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kesehatan hewan kurban tersebut yang dilakukan timnya yang ada disetiap kecamatan di Rohul.
"Kita sudah melakukan pengecekan terhadap hewan kurban itu dan kita sudah membentuk tim setiap kecamatan. Ternyata semua hewan kurban itu sehat dan bisa digunakan sebagai hewan kurban," ungkapnya.
Selanjutnya, Marjoko juga berharap kepada seluruh panitia kurban yang ada di setiap kecamatan supaya daging hewan kurban tersebut jangan dimasukkan ke dalam plastik asoi warna hitam. Larena akan menimbulkan penurunan kualitas daging hewan kurban. [cp]

