Green Campus FEB Unri Dapat Apresiasi Wawako, Siap Bersinergi Wujudkan Pekanbaru Kota Berkelanjutan

Beritariau.com, Pekanbaru -- Upaya Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Riau dalam mengembangkan konsep Green Campus mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar. Program tersebut dinilai sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru yang terus mendorong pembangunan kota berwawasan lingkungan melalui berbagai kebijakan Green City.
Apresiasi itu disampaikan Markarius saat menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan Universitas Riau Tahun 2026 di Kampus Bina Widya, Panam. Dalam sambutannya, ia menilai keterlibatan perguruan tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan menjadi modal penting untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Menurut Markarius, keberadaan kawasan hijau di lingkungan FEB Unri menunjukkan bahwa dunia pendidikan tidak hanya berperan mencetak sumber daya manusia berkualitas, tetapi juga menjadi pelopor dalam membangun kesadaran terhadap pentingnya menjaga ekosistem. Ia menyebut sinergi antara kampus dan pemerintah akan mempercepat terwujudnya Pekanbaru sebagai kota yang lebih hijau dan nyaman dihuni.
"Pemerintah Kota Pekanbaru sangat mengapresiasi langkah Universitas Riau yang telah mengembangkan Green Campus. Ini menjadi bukti bahwa semangat menjaga lingkungan telah tumbuh di lingkungan akademik dan sejalan dengan visi pembangunan Kota Pekanbaru," ujarnya.
Saat ini, kata Markarius, Pekanbaru dipercaya memimpin Green Cities Mayors' Council (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Posisi tersebut menjadi kesempatan bagi Pekanbaru untuk memperkuat kerja sama internasional dalam pengelolaan lingkungan, pembangunan rendah emisi, hingga pengembangan kota berkelanjutan.
Ia menjelaskan, berbagai program telah dijalankan pemerintah daerah untuk mendukung visi tersebut, mulai dari penataan sistem persampahan, pengolahan sampah menjadi energi listrik, penggunaan transportasi ramah lingkungan melalui bus listrik, hingga penerapan program Green School di seluruh sekolah di Kota Pekanbaru sebagai upaya membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau, Dr. Hj. Alvi Furwanti Alwi, SE., MM., menyampaikan bahwa konsep Green Campus menjadi salah satu identitas pengembangan kampus. Dari total luas kawasan fakultas sekitar 10,5 hektare, sebanyak 3,5 hektare merupakan kawasan hutan yang telah masuk dalam master plan Universitas Riau dan akan terus dikembangkan menjadi hutan kampus yang lebih lestari.
Selain itu, Alvi juga mengapresiasi berbagai capaian Pemerintah Kota Pekanbaru, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menjalankan program Green City. Menurutnya, kesamaan visi tersebut membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan berbagai program pelestarian lingkungan.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas lingkungan di kawasan kampus, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai inovasi, edukasi, dan kegiatan yang mendukung terciptanya Pekanbaru sebagai kota yang hijau, berdaya saing, dan berkelanjutan. (*)

