Pendirian FK dan FKG UIR Masuki Tahap Lanjutan, Tim Kemenkes Tinjau Kesiapan Kampus

Beritariau.com, Pekanbaru -- Universitas Islam Riau (UIR) terus mematangkan langkah menuju pembukaan Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan visitasi lapangan oleh tim dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia sebagai bagian dari tahapan lanjutan dalam proses pendirian kedua fakultas tersebut, Kamis (30/7/2026).
Visitasi lapangan menjadi salah satu tahapan penting dalam proses evaluasi kelayakan pendirian program pendidikan kedokteran. Tim Kementerian Kesehatan yang hadir terdiri atas Ketua Tim Tata Kelola Pengembangan Program Pendidikan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan, dr. Ratna Wulandari, M.KM, didampingi dr. Ita Dahlia, M.H. selaku Tim Teknis Tata Kelola Pengembangan Program Pendidikan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan, serta Erni Saptiani, SST., MKM sebagai staf teknis.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Dr. H. Nopriadi, Direktur RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau drg. Yusi Prastiningsih, Direktur RS Syafira Pekanbaru dr. Rina Elfiani, serta Direktur RSUD Selasih sebagai rumah sakit yang berpotensi menjadi mitra pendidikan.
Rektor UIR, Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim visitasi Kementerian Kesehatan. Ia berharap seluruh rangkaian penilaian berjalan lancar sehingga rencana pembukaan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi dapat segera terealisasi.
"Kami mengucapkan selamat datang kepada tim visitasi lapangan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kami berharap visitasi ini memberikan hasil yang baik sehingga cita-cita bersama menghadirkan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Islam Riau dapat segera terwujud demi mendukung peningkatan layanan kesehatan di Provinsi Riau," ujar Admiral.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr. H. Nopriadi, S.K.M., M.Kes., menilai kehadiran FK dan FKG di UIR akan menjadi kontribusi penting dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Provinsi Riau. Menurutnya, rasio dokter gigi di Riau saat ini masih berada di bawah standar ideal nasional sehingga diperlukan tambahan institusi pendidikan yang mampu mencetak tenaga medis berkualitas.
Ia menegaskan LLDIKTI Wilayah XVII mendukung penuh proses pendirian kedua fakultas tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan tinggi sekaligus memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Visitasi Kemenkes RI, dr. Ratna Wulandari, M.KM., menjelaskan bahwa secara nasional Indonesia masih menghadapi kekurangan tenaga dokter. Dengan jumlah penduduk Provinsi Riau yang mencapai sekitar 6,7 juta jiwa, kebutuhan dokter diperkirakan mencapai sekitar 4.000 orang.
Meski demikian, menurut Ratna, Kementerian Kesehatan tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah dokter, tetapi juga memastikan pemerataan institusi pendidikan kedokteran serta kualitas lulusan agar mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan di berbagai daerah.
Usai sesi pemaparan, tim visitasi melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai fasilitas pendidikan yang telah dipersiapkan UIR, mulai dari gedung perkuliahan, laboratorium, ruang praktik, hingga sarana pendukung lainnya. Penilaian tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan infrastruktur sebagai penunjang proses pendidikan calon dokter dan dokter gigi.
Rektor UIR menegaskan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi tidak hanya bertujuan menambah jumlah lulusan tenaga medis, tetapi juga menghasilkan dokter yang memiliki kompetensi tinggi, berintegritas, serta mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.
Melalui proses visitasi ini, Universitas Islam Riau berharap dapat memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah sehingga pembukaan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi dapat segera terealisasi. Kehadiran kedua fakultas tersebut diharapkan menjadi kontribusi nyata UIR dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia bidang kesehatan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan tenaga medis di Provinsi Riau dan wilayah sekitarnya. (*)

