Sepekan Kenduri Adat HUT ke-514 Bengkalis Perkuat Sinergi dan Pelestarian Budaya Melayu

Beritariau.com, Bengkalis – Rangkaian kegiatan "Puan Junjungan Negeri" Sepekan Kenduri Adat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-514 Bengkalis berlangsung meriah sekaligus menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat serta melestarikan budaya Melayu.
Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso yang hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkalis atas konsistensinya menjaga, merawat, dan mengembangkan khazanah adat Melayu sebagai bagian dari identitas daerah.
Menurutnya, pelestarian adat dan budaya merupakan investasi penting bagi generasi masa kini maupun masa depan. Ia menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Bengkalis membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga adat yang berperan menjaga nilai-nilai budaya.
Bagus menilai kegiatan Sepekan Kenduri Adat membuktikan bahwa kreativitas yang dikembangkan LAMR mampu membangun semangat kebersamaan dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Bengkalis Syaukani Al Karim, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Siti Aisyah, serta para tokoh seni dan budaya Negeri Junjungan.
Dalam sambutannya, Bagus Santoso mengatakan kehadiran pemerintah dalam kegiatan tersebut bukan hanya sebagai bentuk dukungan seremonial, tetapi juga sebagai komitmen untuk memperkuat persatuan masyarakat, menjaga marwah daerah, dan mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HUT ke-514 Bengkalis sebagai penguat tekad untuk terus membangun daerah yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dan bandar penting di masa lalu.
Rangkaian acara turut dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni budaya, di antaranya Tari Zapin Bismillah dari Sanggar Sri Junjungan, penampilan Raudatul Jannah sebagai peraih juara kedua lomba mendodoi anak, Tari Tambal Gempita dari Sanggar Seni Melayu Setaman, Tari Timang Zapin dari Sanggar Bathin Sembilan Bengkalis, serta Tari Lempuk Negeri Junjungan yang dipersembahkan Sanggar IAIN Datuk Laksamana Bengkalis. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan tiga grup band Gaung Lajang Melayu.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bagus Santoso dan Syaukani Al Karim menerima cendera mata dari Perkumpulan Layang-Layang Melayu Anak Bengkalis. Bagus menerima layang-layang "Burung Camar", sementara Syaukani menerima layang-layang "Kurau Jantan Laksamana Bengkalis" yang telah resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. (*)

