UIN Suska Riau Luncurkan PKM Internasional di Kamboja

UIN Suska Riau Luncurkan PKM Internasional di Kamboja

Beritariau.com, Pekanbaru -- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau resmi memulai Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi Internasional Tahun 2026 bersama Norol Iman Islamic School, Kamboja. Program yang didukung Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) Kementerian Agama RI melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Suska Riau ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik lintas negara sekaligus mendorong pengembangan ekosistem industri halal.

Pembukaan program dilaksanakan secara daring dan menandai dimulainya rangkaian kegiatan bertema "A Service-Learning Approach to Empowering Generation Z through Halal Product Development to Enhance Entrepreneurial Competence at Norol Iman Islamic School, Cambodia."

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Sufa Kamil, siswi MTs Norol Iman Islamic School, dan dipandu oleh M. Satrio Wijaya sebagai pembawa acara.

Ketua Pusat Halal UIN Suska Riau, Dr. Hj. Yenni Kurniawati, M.Si., mengatakan program ini merupakan bentuk nyata komitmen kampus dalam memperluas jejaring internasional sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan produk halal.

Sementara itu, Dr. H. Aprijon Efendi, Lc., M.A., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dan penggagas kerja sama internasional tersebut, menekankan pentingnya sinergi antarnegara dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Tim Pengabdi, Endah Purnamasari, S.Pt., M.Si., Ph.D., secara resmi membuka program sekaligus memperkenalkan tim yang terdiri atas akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia bersama mitra internasional di Kamboja. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan Generasi Z melalui pendekatan service-learning berbasis pengembangan produk halal.

Dari pihak mitra, Norol Iman Islamic School memperkenalkan tim pendamping yang terdiri atas Ustazah Azizah, Ustazah Sofini, serta Ustadz Hasani Musa, alumni UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Kegiatan pembukaan juga diwarnai penyampaian ucapan selamat datang dari para santriwati Norol Iman Islamic School.

Sebagai tahapan awal, seluruh peserta mengikuti pre-test guna mengukur tingkat pengetahuan, sikap, dan kompetensi sebelum mengikuti rangkaian pelatihan. Hasil evaluasi awal tersebut akan menjadi dasar untuk mengukur efektivitas program setelah seluruh kegiatan selesai dilaksanakan.

Program PKM Kolaborasi Internasional ini akan berlangsung secara bertahap melalui pelatihan dan pendampingan daring, sebelum dilanjutkan dengan kunjungan lapangan serta pendampingan langsung di Kamboja pada September hingga Oktober 2026.

Melalui program ini, UIN Sultan Syarif Kasim Riau berharap dapat mempererat kerja sama akademik antara Indonesia dan Kamboja, memperkuat kapasitas generasi muda dalam bidang kewirausahaan halal, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi internasional yang berkelanjutan. (*)