PUPR Pekanbaru Kerahkan Excavator Amfibi untuk Normalisasi Sungai Sail

Beritariau.com, Pekanbaru -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat upaya pengendalian banjir dengan melanjutkan program normalisasi Sungai Sail. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pengerukan sedimen kembali dilakukan guna meningkatkan kapasitas tampung sungai dan memperlancar aliran air saat musim hujan.
Normalisasi dilakukan menggunakan excavator amfibi milik Dinas PUPR Kota Pekanbaru. Saat ini, pengerjaan difokuskan di kawasan Parit Indah, Kecamatan Bukit Raya, dengan mengeruk endapan pasir dan tanah yang selama ini menghambat aliran Sungai Sail.
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Pemko Pekanbaru dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III yang telah dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) mengenai pelaksanaan normalisasi Sungai Sail.
"Setelah penandatanganan MoU bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera III, kami langsung menurunkan alat berat amfibi melalui Bidang Sumber Daya Air untuk melakukan pengerukan di sejumlah titik, yang saat ini diprioritaskan di kawasan Parit Indah," ujar Edward, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, pengerukan sedimen menjadi langkah penting untuk mengembalikan fungsi Sungai Sail sebagai saluran utama pembuangan air. Dengan kapasitas sungai yang lebih besar, aliran air dari drainase lingkungan diharapkan dapat mengalir lebih lancar sehingga mampu mengurangi potensi genangan dan banjir, terutama di kawasan permukiman yang berada di dataran rendah.
Selain mengandalkan pembangunan infrastruktur, Edward menegaskan keberhasilan pengendalian banjir juga memerlukan partisipasi masyarakat. Karena itu, warga diimbau tidak membuang sampah maupun limbah ke saluran drainase dan badan sungai.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Pekanbaru untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan drainase. Jangan menjadikan saluran air sebagai tempat pembuangan sampah atau limbah. Jika lingkungan terjaga, maka manfaatnya juga akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk lingkungan yang lebih bersih dan risiko banjir yang semakin berkurang," tutupnya.
Normalisasi Sungai Sail merupakan salah satu program berkelanjutan Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pengendalian banjir sekaligus menjaga kelancaran sistem drainase perkotaan. (*)

