1.126 Personel Polda Riau Naik Pangkat, Kapolda Hadiahkan Bibit Pohon

Polda Riau menggelar upacara kenaikan pangkat 1.126 personel di Hari Bhayangkara ke-80/Foto: dok. Istimewa
Beritariau.com, Pekanbaru -- Sebanyak 1.126 personel Polri di jajaran Polda Riau menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dalam upacara yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Jumat (3/7/2026).
Selain penyematan tanda pangkat baru secara simbolis, Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan juga menyerahkan bibit pohon kepada perwakilan personel yang naik pangkat. Pemberian bibit pohon tersebut menjadi simbol pertumbuhan, tanggung jawab baru, sekaligus implementasi semangat Green Policing yang terus digaungkan di lingkungan Polda Riau.
Dari total personel yang menerima kenaikan pangkat, sebanyak 1.115 personel memperoleh kenaikan pangkat reguler, 11 personel menerima kenaikan pangkat pengabdian, serta 26 pegawai negeri sipil (PNS) juga mendapatkan kenaikan pangkat.
Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan status atau penghargaan administratif, melainkan bentuk pengakuan institusi atas dedikasi, profesionalisme, dan integritas setiap personel.
"Kenaikan pangkat ini bukan sekadar simbol atau perubahan status. Ini merupakan bentuk validasi dan pengakuan dari institusi Polri atas dedikasi, profesionalisme, serta integritas yang telah saudara tunjukkan dalam menjalankan tugas," ujar Herry Heryawan.
Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar tidak melupakan peran keluarga yang selalu memberikan dukungan dan doa dalam perjalanan karier mereka.
Di balik suasana penuh kebahagiaan tersebut, Herry Heryawan turut menyampaikan peringatan keras terkait penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada anggota yang terbukti terlibat narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar.
"Saya tidak akan segan-segan memberhentikan atau memecat anggota yang terbukti terlibat narkoba, baik sebagai pengguna maupun sebagai pengedar. Ini merupakan komitmen saya sejak pertama kali bertugas di Riau," tegasnya.
Ia juga meminta seluruh personel untuk saling mengingatkan dan peduli terhadap rekan kerja maupun anggota keluarga apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi penyiraman air menggunakan mobil Water Cannon. Tradisi tersebut melambangkan penyucian diri sebagai wujud kesiapan para personel dalam mengemban amanah dan tanggung jawab baru dengan semangat yang lebih bersih, profesional, dan berintegritas. (*)

