Perkuat Harmoni dan Promosi Pariwisata Rohil

Bupati Bistamam Hadiri Malam Temu Ramah Bakar Tongkang 2026

Bupati Bistamam Hadiri Malam Temu Ramah Bakar Tongkang 2026

Beritariau.com, Bagansiapiapi -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H. Bistamam menghadiri Malam Temu Ramah bersama masyarakat Tionghoa sebagai bagian dari rangkaian Event Nasional Bakar Tongkang 2026 di Gedung IP Plaza, Bagansiapiapi, Selasa (30/6/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen dalam melestarikan budaya dan mengembangkan sektor pariwisata daerah.

Bupati hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hilir, Tatik Sri Rahayu Bistamam. Turut hadir Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles beserta istri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tokoh masyarakat dari berbagai kalangan.

Acara juga dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, pengurus yayasan dan panitia Bakar Tongkang, tokoh masyarakat Tionghoa, tokoh adat, tokoh agama, pelaku usaha, serta tamu undangan lainnya.

Suasana penuh keakraban mewarnai malam temu ramah yang menjadi ajang silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dengan masyarakat Tionghoa yang selama ini berkontribusi dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Bistamam menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Tionghoa yang terus menjaga dan melestarikan tradisi Bakar Tongkang. Menurutnya, tradisi tersebut telah berkembang menjadi salah satu ikon budaya sekaligus daya tarik wisata Kabupaten Rokan Hilir yang dikenal hingga tingkat nasional maupun mancanegara.

Ia menilai keberagaman suku, agama, dan budaya yang dimiliki Kabupaten Rokan Hilir merupakan modal besar dalam membangun daerah. Karena itu, semangat toleransi, persatuan, dan gotong royong harus terus dipelihara agar mampu mendorong kemajuan di berbagai sektor.

"Bakar Tongkang bukan hanya milik masyarakat Tionghoa, tetapi telah menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Rokan Hilir. Tradisi ini menjadi simbol persatuan dalam keberagaman sekaligus daya tarik wisata yang memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat," ujar Bistamam.

Menurutnya, penyelenggaraan Event Nasional Bakar Tongkang setiap tahun tidak hanya menjadi agenda pelestarian budaya, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui meningkatnya kunjungan wisatawan, aktivitas perdagangan, sektor perhotelan, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan rangkaian Bakar Tongkang agar para wisatawan merasa nyaman berkunjung ke Bagansiapiapi.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat sehingga Event Nasional Bakar Tongkang semakin berkualitas dan mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Rangkaian malam temu ramah ditutup dengan sesi foto bersama, penyerahan cendera mata dan piagam penghargaan kepada para tamu kehormatan, serta ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam menyukseskan Event Nasional Bakar Tongkang 2026 sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga harmoni, melestarikan warisan budaya, serta memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. (*)