Buka Karya Riau Bertuah 2026, Pemprov Riau Harapkan BI Terus Perkuat Sinergi Pembangunan Ekonomi

Beritariau.com, Pekanbaru -- Pemerintah Provinsi Riau berharap Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Riau terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Helmi, saat membuka secara resmi kegiatan Karya Riau Bertuah (KRB) 2026 yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Selasa (30/6/2026).
Dalam sambutannya, Helmi menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bank Indonesia yang selama ini aktif mendukung berbagai program pembangunan ekonomi di Provinsi Riau. Menurutnya, kolaborasi yang telah terjalin perlu terus diperkuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi, baik di tingkat regional maupun nasional.
"Kami berharap Bank Indonesia Provinsi Riau dapat terus menjadi mitra strategis yang kredibel dan kolaboratif. Dengan demikian, kami yakin masyarakat Riau akan semakin makmur dan sejahtera," ujarnya.
Helmi menilai Bank Indonesia telah memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah. Sebagai Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), BI dinilai konsisten menjalankan berbagai program yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat.
Berbagai langkah yang telah dilakukan antara lain memperkuat Kerja Sama Antardaerah (KAD), mengembangkan sistem peringatan dini (Early Warning System) terhadap potensi inflasi, memfasilitasi distribusi pangan, hingga menggelar Gerakan Pangan Murah di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Selain menjaga stabilitas harga, Bank Indonesia juga dinilai berhasil mendorong percepatan digitalisasi ekonomi melalui perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Pemanfaatan sistem pembayaran digital tersebut dinilai semakin mempermudah transaksi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital di daerah.
Tak hanya itu, BI juga aktif memberikan pendampingan dalam pelaksanaan program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Pendampingan tersebut dinilai berhasil meningkatkan transaksi digital di lingkungan pemerintah daerah dan mengantarkan Provinsi Riau serta sejumlah kabupaten meraih penghargaan tingkat nasional di bidang TPID maupun TP2DD.
Menurut Helmi, perhatian Bank Indonesia terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat perekonomian daerah. Berbagai program pembinaan dan pendampingan yang dilakukan telah membantu pelaku UMKM meningkatkan daya saing serta memperluas akses pasar.
Pemerintah Provinsi Riau, lanjut Helmi, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia dalam menyusun berbagai kebijakan strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Ia berharap kegiatan Karya Riau Bertuah 2026 dapat menjadi wadah untuk mempromosikan berbagai potensi unggulan daerah sekaligus mempererat kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun perekonomian Riau yang semakin tangguh dan berdaya saing. (*)

