Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Rohul dan Pekanbaru, Ini Jadwal dan Lokasinya

Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Rohul dan Pekanbaru, Ini Jadwal dan Lokasinya

Beritariau.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar operasi pasar murah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Kegiatan pasar murah ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan di dua wilayah, yakni Kabupaten Rokan Hulu dan Kota Pekanbaru.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya rutin pemerintah daerah dalam menekan inflasi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Untuk wilayah Rokan Hulu, pasar murah digelar pada Rabu (24/6/2026) pukul 09.00 WIB di halaman Kantor Camat Tandun.

Sementara di Kota Pekanbaru, kegiatan akan dilaksanakan dua kali, yaitu:
- Kamis, 25 Juni 2026 di halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim
- Jumat, 26 Juni 2026 di halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai
Harga Bahan Pokok Lebih Terjangkau

Tetty menjelaskan, terdapat sejumlah komoditas yang dijual dengan harga di bawah atau sesuai HET, terutama di wilayah Rokan Hulu yang mendapat dukungan subsidi dari pemerintah daerah.

Beberapa harga bahan pokok yang ditawarkan antara lain:
- Beras 5 kg: Rp60 ribu – Rp73 ribu (tergantung jenis)
- Gula pasir: Rp16 ribu – Rp18 ribu per kg
- Minyak goreng: Rp14 ribu – Rp20 ribu per liter
- Tepung terigu: Rp11 ribu per kg
- Telur: Rp45 ribu – Rp49 ribu per papan
- Cabai merah dan rawit: Rp20 ribu per 500 gram
- Bawang putih: Rp24 ribu per kg
- Garam: Rp2 ribu per kemasan kecil

Pemerintah mengimbau masyarakat yang datang ke pasar murah agar tetap tertib saat mengantre dan mengikuti waktu pelaksanaan yang telah ditentukan.

Selain itu, masyarakat juga diminta membawa tas belanja sendiri guna mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

“Diharapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib dan membawa kantong belanja dari rumah,” ujar Tetty.

Program pasar murah ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan. (*)