Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 4 Lokasi, Warga Bisa Dapat Sembako Harga Terjangkau

Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 4 Lokasi, Warga Bisa Dapat Sembako Harga Terjangkau

Ilustrasi/Net

Beritariau.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar operasi pasar murah di sejumlah daerah guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Pada pekan ini, kegiatan pasar murah dijadwalkan berlangsung di empat lokasi berbeda. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menekan inflasi serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan pelaksanaan pasar murah pekan ini disesuaikan dengan libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharram.

“Pekan ini digelar empat kali karena terdapat libur nasional,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Kegiatan pasar murah pertama berlangsung pada Senin (15/6) di Halaman SMA 16, Jalan Pramuka Ujung, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru. Selanjutnya, pasar murah akan digelar di Kabupaten Rokan Hulu, yakni pada Rabu (17/6) di Halaman Kantor Camat Tambusai Utara, Kamis (18/6) di Halaman Kantor Camat Kunto Darussalam, dan Jumat (19/6) di Halaman Kantor Camat Tandun.

Di Pekanbaru, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Beras SPHP dijual Rp60 ribu per 5 kilogram, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus, serta telur ayam Rp49 ribu per papan.

Selain itu, tersedia pula beras premium jenis Anak Daro dan Sokan dengan harga Rp83 ribu per 5 kilogram atau Rp165 ribu per 10 kilogram. Garam konsumsi juga dijual dengan harga mulai Rp2 ribu per kemasan.

Sementara itu, operasi pasar murah di Kabupaten Rokan Hulu mendapat dukungan subsidi dari pemerintah daerah sehingga harga bahan pokok dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Beras premium dipasarkan mulai Rp68 ribu hingga Rp70 ribu per 5 kilogram, gula pasir Rp16 ribu per kilogram, dan Minyakita Rp14 ribu per liter.

Komoditas lainnya seperti tepung terigu, telur, bawang putih, cabai merah keriting, bawang merah, dan kentang juga dijual dengan harga yang lebih rendah dibanding harga pasar.

Pemerintah mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja agar datang sesuai jadwal dan mengantre dengan tertib. Operasi pasar murah dibuka mulai pukul 09.00 WIB. Warga juga dianjurkan membawa kantong belanja sendiri sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Melalui program ini, Pemprov Riau berharap daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus membantu mengendalikan inflasi daerah di tengah dinamika harga kebutuhan pokok. (*)