Advertorial
Diskominfo Kampar Dukung Digitalisasi Desa Lewat Peluncuran Aplikasi SIM-TKD Tambusai

Beritariau.com, Pekanbaru – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) terus memperkuat transformasi digital hingga ke tingkat desa. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan keikutsertaan dalam peluncuran Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Tanah Kas Desa (SIM-TKD) dan Diskusi Publik bertajuk "Inovasi Lokal, Dampak Global: Peran Pemuda dalam Digitalisasi Desa" yang digelar di Ballroom Evo Hotel Pekanbaru, Selasa (30/6/2026).
Diskominfo Kampar diwakili Benny Putra, S.Kom., M.Kom., didampingi Yoga Rizola Pratama, S.Kom., dan Ondri Nurdiansyah, S.T. Kehadiran tim tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan digitalisasi pemerintahan desa, khususnya dalam pengelolaan aset dan peningkatan kapasitas aparatur desa.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai kalangan, di antaranya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau Yurnalis Basri, anggota DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno, serta Presiden BEM Universitas Riau Muhammad Azhari. Diskusi dipandu praktisi pendidikan sekaligus Master Public Speaking, Chandra Alfindodes.
Dalam forum tersebut, para narasumber membahas pentingnya inovasi berbasis potensi lokal sebagai pendorong kemajuan desa di era digital. Pemuda dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menghubungkan kebutuhan masyarakat desa dengan pemanfaatan teknologi informasi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan.
Puncak acara ditandai dengan peluncuran Aplikasi SIM-TKD yang dikembangkan PT Insta Pro Solution. Aplikasi tersebut secara simbolis diserahkan Direktur Utama PT Insta Pro Solution, Setyo Irawan, kepada Pemerintah Desa Tambusai, Kecamatan Rumbio Jaya, dan diterima langsung oleh Kepala Desa Tambusai, Krido Kawal Basuki.
Selain peluncuran aplikasi, Desa Tambusai juga menerima piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset desa.
Mewakili Diskominfo Kampar, Benny Putra menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan kalangan pemuda dalam mendorong digitalisasi desa.
Menurutnya, implementasi SIM-TKD merupakan langkah konkret dalam mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) hingga ke tingkat desa. Dengan pemanfaatan teknologi, pengelolaan tanah kas desa diharapkan menjadi lebih tertata, transparan, akuntabel, dan efisien.
Diskominfo Kampar, lanjut Benny, akan terus memberikan pendampingan teknis kepada pemerintah desa agar pemanfaatan teknologi informasi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui sinergi berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap digitalisasi desa tidak hanya memperkuat tata kelola pemerintahan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya desa-desa yang mandiri, inovatif, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi perkembangan teknologi di era digital. (*)

