Pimpinan Satgas Karlahut Riau Terjun ke Dumai

Evakuasi Jenazah Pratu Wahyudi, Danrem Wirabima Riau sampaikan duka mendalam

Evakuasi Jenazah Pratu Wahyudi, Danrem Wirabima Riau sampaikan duka mendalam

FOTO : Pratu Wahyudi Dalam Kenangan | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Komandan Korem (Danrem) 031/Wirabima Brigjen TNI Nurendi menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Pratu Wahyudi yang sempat hilang saat menunaikan tugas pemadaman kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Jenazah prajurit itu akan dievakuasi dan diantarkan ke Kotamadya Dumai, tempatnya bertugas.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Kabar duka baru saja diterima saat menggelar konferensi pers di Posko Karhutla Lanud Roesmin Noerjadin, Pekanbaru. Seorang prajurit TNI atas nama Pratu Wahyudi telah gugur saat bertugas di lokasi pemadaman titik api di Rokan Hilir," ujar Nurendi dalam siaran pers nya, Selasa (23/08/16).

Sejak dikabarkan hilang beberapa pada 18 Agustus 2016 lalu, Brigjen Nurendi mengaku terus mengikuti perkembangan dari lapangan dalam pencariannya. Jenderal bintang satu ini juga berdoa dan mengintruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menggelar doa bersama dengan harapan agar Pratu Wahyudi yang berada di garda terdepan pemadaman titik api tersebut dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

"Tapi Allah punya rencana lain, prajurit kami ditemukan dalam keadaaan meninggal dunia dengan kondisi luka bakar di tubuhnya sekitar 150 meter dari pohon besar tempat dimana pertama kali Pratu Wahyudi dinyatakan hilang," ucap Nurendi.

Prajurit tersebut ditemukan oleh Tim Basarnas dan Prajurit Denrudal 004 Dumai, Selasa tadi sekitar pukul 11.30 wib.

"Saya akan segera melakukan proses evakuasi dan menemui keluarga korban," lanjut Nurendi.

Nurendi juga berdoa agar Pratu Wahyudi diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Tugas mulia yang dilaksanakan prajurit tersebut mengakibatkannya gugur di lapangan dan meninggalkan luka yang mendalam bagi korps baret hijau tersebut serta keluarga yang ditinggalkannya.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapi ujian ini. Seluruh hati dan pikiran saya, tertuju kepada keluarga. Ini adalah duka kita bersama," pungkasnya. [red]‎