Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Naik Tipis, Umur 9 Tahun Tembus Rp3.707,61 per Kg

Beritariau.com, Pekanbaru – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi petani mitra swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan tipis untuk periode 24–30 Juni 2026. Kenaikan tertinggi tercatat pada tanaman usia 9 tahun yang naik sebesar Rp11,28 per kilogram atau 0,31 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Berdasarkan hasil rapat tim penetapan harga yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada 23 Juni 2026, harga TBS umur 9 tahun ditetapkan menjadi Rp3.707,61 per kilogram.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, menjelaskan bahwa kenaikan harga dipengaruhi oleh meningkatnya harga minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) di pasar.
“Berdasarkan hasil kesepakatan tim, kenaikan tertinggi berada pada umur 9 tahun. Kenaikan ini dipengaruhi oleh naiknya harga CPO dan kernel,” ujarnya.
Ia menambahkan, harga CPO tercatat naik Rp57,64 per kilogram, sementara kernel meningkat Rp394,38 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya. Adapun indeks K yang digunakan berada di angka 92,45 persen, dengan harga rata-rata CPO Rp15.263,64 per kilogram.
Defris juga menegaskan bahwa penetapan harga TBS dilakukan mengacu pada regulasi yang berlaku serta melalui mekanisme yang transparan guna menjaga keadilan bagi petani dan perusahaan mitra.
Berikut rincian harga TBS kelapa sawit mitra swadaya Riau periode 24–30 Juni 2026, di mana umur 9 tahun menjadi yang tertinggi dengan Rp3.707,61 per kilogram.
Kenaikan harga ini diharapkan dapat berdampak pada peningkatan pendapatan petani serta mendukung kesejahteraan pekebun sawit di Provinsi Riau. (*)

