KPK Sebut Banyak Kejanggalan Perkebunan Sawit
Mendadak! KPK datangi kantor DPRD Riau, incar data perusahaan perkebunan sawit

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Tim Pencegahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), secara mendadak, Senin (22/08/16), mendatangi kantor DPRD Riau. Diketahui, mereka bermaksud mengumpulkan data pada perkebunan sawit yang ada di Provinsi Riau dari Tim Pansus Monitoring Perizinan Lahan. Pertemuan di ruangan Komisi A DPRD Riau itu berlangsung secara tertutup.
Kedatangan tim KPK itu memang mendadak lantaran surat kunjungannya juga baru masuk pada hari ini, Senin (22/08/16).
"Kedatangan mereka secara dadakan. Surat mereka baru tadi masuk sekitar pukul 09.30 wib tadi. Disposisi ketua dan ditunjuk menjelaskannya," ungkap Sekretaris Komisi A DPRD Riau Suhardiman Amby.
Dari hasil pertemuan tersebut, pihaknya sudah memberikan data temuan pansus terhadap perusahaan perusahaan sawit yang ada di Riau ini.
"Datanya sudah kami serahkan semua," kata Suhardiman.
Terkait kedatangannya, Deputi pencegahan KPK, Abdul Aziz menjelaskan pihaknya berkoordinasi dengan provinsi untuk perkebunan kelapa sawit dengan bekerja sama dengan Dirjen Perkebunan, Kementerian Pertanian, dan Pemerintah Provinsi Riau.
"Jadi, kami datang ke sini karena kami mendengar bahwa DPRD mempunyai inisiatif yang bagus membuat pansus terkait perkebunan kelapa sawit," ungkapnya kepada wartawan.
Pihaknya juga melihat, banyak data menarik yang disampaikan tim pansus terkait perkebunan kelapa sawit tersebut.
"Tadi ada perusahaan perkebunan yang tak ada NPWP, melanggar konsesi dan juga tumpang tindih lahan. Jadi, nanti, kami juga menggunakan data ini untuk konsultasi bersama Dirjen Perkebunan dan Kementerian Pertanian terkait penataan perkebunan kelapa sawit," tandasnya. [red]

