Aktivis Walhi Tutup Mulut di Tugu Zapin, Tuntut Kapolda Riau Dicopot!

Aktivis Walhi Tutup Mulut di Tugu Zapin, Tuntut Kapolda Riau Dicopot!

foto aktivis Walhi menggelar aksi tutup mulut (rtc)

Beritariau.com, Pekanbaru - Tiga orang aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau gelar aksi tutup mulut di bundaran tugu titik nol (Tugu Zapin), pekan ini. Meski tak mengganggu arus lalu lintas karena tak ada orasi, namun aksi ini cukup menarik perhatian.

Dengan mengenakan baju warna hitam, mereka menutup mulut dengan masker. Sementara itu ada spanduk berisi tuntutan mereka yang dibentangkan. Dalam tuntutannya, Walhi meminta Kapolda Riau dicopot dari jabatannya serta meminta kepada Kapolri mencabut Surat Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap 15 perusahaan yang diduga melakukan pembakaran lahan.

Usai menggelar aksinya, salah satu aktivis Lukman menyatakan, aksi tersebut merupakan aksi lanjutan yang telah digelar beberapa waktu lalu dengan tuntutan sama.

"Aksi ini akan terus kita lakukan sampai tuntutan utama kita SP3 terhadap 15 perusahaan yang diduga telah melakukan pembakaran lahan tersebut dicabut dan kembali dilakukan penyidikan," kata Lukman.

Masih menurut Lukman, jika saja aparat berwenang ingat bagaimana masa-masa ketika Riau diselimuti asap karena kebakaran hutan. Dimana semua sendi-sendi kehidupan terganggu mulai terganggunya perekonomian, sekolah diliburkan, anak-anak harus diungsikan karena bahanya penyakit ditimbulkan asap, ribuan masyarakat terserang Ispa.

"Masih ingatkan pilunya Riau kita dulu. Kita sempat diberi harapan karena banyak perusahaan diduga membakar lahan disidik. Hari ini kita lihat, di-SP3-kan seperti tak ada kejadian," ungkap Lukman. [red]