Bupati Rohil Pimpin Rakor Penanggulangan DBD, Aksi Goro Massal Digelar Tiga Hari
Beritariau.com, Rohil - Pemerintah Kabupaten Kabupaten Rokan Hilir mengambil langkah cepat dalam menekan lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terus meningkat. Bupati Bistamam memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan DBD yang digelar di Mess Pemda Bagansiapiapi, Senin (18/05/2026).
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah memutuskan pelaksanaan aksi gotong royong (goro) massal selama tiga hari berturut-turut, mulai Kamis (21/05/2026) hingga Sabtu (23/05/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya percepatan pemutusan rantai penyebaran virus DBD di wilayah Rohil.
Selain goro massal, Bupati juga menginstruksikan seluruh camat, lurah, hingga datuk penghulu atau kepala desa untuk kembali mengaktifkan kegiatan gotong royong rutin minimal satu kali setiap pekan. Ia menegaskan bahwa penanganan DBD tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Kasus DBD saat ini terus meningkat. Kita harus melakukan langkah nyata dan konkret agar penyebaran bisa dikurangi, bahkan kalau perlu dihilangkan. Untuk itu diperlukan kerja sama seluruh instansi dan masyarakat agar mata rantai penyebaran dapat kita putus bersama,” ujar Bupati Bistamam.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hilir, Maria Susanti, menyampaikan bahwa sejak Januari hingga Mei 2026 tercatat sekitar 400 kasus DBD di wilayah tersebut. Kecamatan Bangko dan Tanjung Medan menjadi daerah dengan kasus tertinggi, dengan puluhan kasus aktif hanya pada bulan Mei.
Menurutnya, langkah paling efektif saat ini adalah pemberantasan sarang nyamuk Aedes aegypti secara masif melalui gerakan gotong royong, disertai edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Kabupaten Rokan Hilir juga terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kementerian terkait untuk mendapatkan dukungan logistik serta peralatan penanganan DBD. Dinas Kesehatan setempat telah mengajukan permohonan bantuan guna memperkuat penanganan di lapangan.
Melalui langkah terpadu ini, Pemkab Rohil berharap angka penyebaran DBD dapat ditekan secara signifikan serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi masyarakat. (*)

