Revitalisasi Kampung Tangguh di Dumai Diresmikan, Pemerintah Ajak Warga Bersatu Perangi Narkoba

Revitalisasi Kampung Tangguh di Dumai Diresmikan, Pemerintah Ajak Warga Bersatu Perangi Narkoba

Beritariau.com, Dumai - Pemerintah Kota Dumai kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba melalui kegiatan Revitalisasi Kampung Tangguh yang digelar di Jalan Cendrawasih, Senin (18/5/2026). 

Program tersebut diinisiasi oleh Polres Dumai sebagai langkah memperkuat ketahanan masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.

Wali Kota Dumai yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Dumai, Muhammad Yunus, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama unsur pemerintah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Turut hadir pula Wimboko selaku Pamatwil yang mewakili jajaran Polda Riau. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba.

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol peresmian Revitalisasi Kampung Tangguh. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemukulan gong dan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh tamu undangan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pemberantasan narkoba di Kota Dumai.

Dalam sambutannya, Muhammad Yunus menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program positif yang bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk melalui penguatan Kampung Tangguh.

Ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif.

“Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap program ini. Mari bersama-sama hadir memberikan dukungan kepada siapa saja yang berjuang memberantas narkoba di Kota Idaman, karena ini merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Melalui revitalisasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap bahaya narkoba serta mampu membangun lingkungan sosial yang lebih tangguh. Program Kampung Tangguh juga diharapkan menjadi wadah penguatan kebersamaan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah dan mencegah munculnya aktivitas penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.

Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Kota Dumai diharapkan dapat terus berkembang menjadi daerah yang aman, sehat, serta terbebas dari ancaman narkoba. (*)