Jembatan Merah Putih Presisi di Kampar Rampung, Anak Sekolah Kini Menyeberang dengan Aman

Jembatan Merah Putih Presisi di Kampar, Riau kini telah terhubung. (dok. Istimewa)
Beritariau.com, Kuok - Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Silam dan Desa Empat Balai di Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar akhirnya rampung dan membawa harapan baru bagi masyarakat setempat, khususnya para pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut menuju sekolah.
Jembatan yang sebelumnya hanya berupa konstruksi kayu lapuk dan membahayakan kini telah berubah menjadi jembatan beton yang lebih kokoh dan aman. Selama bertahun-tahun, warga harus mempertaruhkan keselamatan saat melintasi jembatan lama yang miring dan bergoyang di atas aliran sungai.
Kehadiran jembatan baru ini pun disambut penuh syukur oleh masyarakat karena dinilai mampu meningkatkan akses transportasi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan warga di dua desa tersebut.
Kepala Biro Operasi Polda Riau, Ino Harianto, mengatakan pembangunan jembatan dilakukan secara gotong royong oleh personel kepolisian bersama masyarakat dan para donatur.
“Pembangunan jembatan ini dilakukan secara swadaya dan gotong royong oleh personel bersama masyarakat. Ini juga merupakan bagian dari program Presiden RI yang dilaksanakan oleh Polri,” ujar Ino, Jumat (15/5/2026).
Pengerjaan jembatan berlangsung sekitar dua bulan dengan melibatkan puluhan personel dari Brimob Polda Riau dan Polres Kampar di bawah pimpinan I Ketut Gede Adiwibawa. Saat ini pembangunan telah memasuki tahap akhir penyelesaian.
Selain menjadi akses penghubung masyarakat, jembatan tersebut juga diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.
Menurut Ino, manfaat paling penting dari pembangunan jembatan itu adalah terciptanya rasa aman bagi anak-anak sekolah yang sebelumnya harus melintasi jembatan kayu dalam kondisi berisiko setiap hari.
“Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan anak-anak dapat pergi ke sekolah dengan lebih aman dan nyaman,” katanya.
Rampungnya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi disambut antusias oleh masyarakat dan para pelajar. Anak-anak sekolah kini tidak lagi merasa takut saat menyeberangi sungai untuk berangkat belajar.
Ucapan terima kasih pun disampaikan warga kepada pemerintah dan jajaran kepolisian yang telah membantu mewujudkan akses penghubung yang layak bagi masyarakat di wilayah tersebut. (*)

