Pemko Pekanbaru Usulkan Lahan 20 Hektare di Kulim untuk Sekolah Nasional Terintegrasi

Pemko Pekanbaru Usulkan Lahan 20 Hektare di Kulim untuk Sekolah Nasional Terintegrasi

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Syafrian Tommy

Beritariau.com, Pekanbaru — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menindaklanjuti program prioritas nasional di sektor pendidikan dengan mengusulkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Lahan seluas kurang lebih 20 hektare di kawasan Jalan Palembang, Kecamatan Kulim, diajukan sebagai lokasi pengembangan kawasan pendidikan terpadu tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Syafrian Tommy, mengatakan usulan ini merupakan respons atas arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait program prioritas pemerintah pusat.

Menurutnya, pemerintah daerah yang memiliki kesiapan lahan dengan luas memadai diberi kesempatan untuk mengajukan pembangunan SNT sebagai bagian dari penguatan sistem pendidikan nasional.

“Lahan yang kami usulkan berada di Jalan Palembang, Kecamatan Kulim. Awalnya direncanakan sebagai terminal kargo, namun kini dialihkan untuk mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi,” ujarnya.

Konsep SNT sendiri mengusung integrasi jenjang pendidikan dalam satu kawasan, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Selain itu, sekolah ini dirancang dilengkapi fasilitas modern serta didukung tenaga pendidik yang berkualitas, guna menciptakan lingkungan belajar yang optimal.

Program ini juga menjadi bagian dari agenda prioritas pemerintahan Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan yang lebih baik dan terstruktur.

Pemko Pekanbaru berharap usulan ini dapat disetujui pemerintah pusat, sehingga pembangunan SNT di wilayah Kulim dapat segera direalisasikan. Keberadaan sekolah terpadu ini nantinya diharapkan tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan berstandar tinggi. (*)