Unri Bekali 5.000 Mahasiswa untuk KUKERTA Berdampak 2026 di 11 Kabupaten/Kota Riau

Unri Bekali 5.000 Mahasiswa untuk KUKERTA Berdampak 2026 di 11 Kabupaten/Kota Riau

Beritariau.com, Pekanbaru - Universitas Riau (Universitas Riau) resmi menggelar pembukaan pembekalan Program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak “Unri Membangun Kampung” Tahun 2026 pada Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unri.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Ketua LPPM Unri, Mubarak, mewakili Wakil Rektor Bidang Akademik Mexsasai Indra, ditegaskan bahwa pembekalan KUKERTA merupakan tahapan penting sebelum mahasiswa terjun langsung ke masyarakat.

“Pembekalan ini sangat penting karena mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan masyarakat, sehingga perlu kesiapan dan pemahaman yang komprehensif,” ujarnya.

Tahun ini, sebanyak 5.000 mahasiswa Universitas Riau akan mengikuti program KUKERTA Berdampak yang dilaksanakan dalam dua tahap, yakni 2–3 Mei dan 9–10 Mei 2026. Para mahasiswa tersebut akan disebar ke 11 kabupaten/kota di Provinsi Riau untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Sekretaris LPPM Unri Desi Artina, Koordinator KUKERTA Evi Deliana Hz, serta para narasumber dan panitia pelaksana.

Pada sesi pembekalan hari pertama, materi disampaikan oleh Prof. Siti Sofro Sidiq yang membahas pemberdayaan masyarakat dan sosiologi pedesaan, serta Sukamariko Adrikasmi yang menyampaikan materi terkait etika dan kesadaran hukum di masyarakat.

Kegiatan ini juga dipandu oleh Rioni Imron selaku moderator dalam sesi pemaparan materi.

Melalui program ini, Universitas Riau berharap mahasiswa mampu memahami peran sosialnya serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah Riau. (*)