DLH Bengkalis Gandeng Komunitas, Kampanye Pilah Sampah dari Rumah Diperkuat

DLH Bengkalis Gandeng Komunitas, Kampanye Pilah Sampah dari Rumah Diperkuat

Beritariau.com, Bengkalis - Upaya membangun kesadaran lingkungan terus digencarkan di Kabupaten Bengkalis. Melalui kolaborasi dengan komunitas, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis menggelar diskusi bertema pengelolaan dan pemilahan sampah sebagai langkah awal membentuk budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

Kegiatan yang melibatkan komunitas Bahan Pikiran dan Semesta (Sentral Muda Bestari) ini menjadi ruang bertukar gagasan antara pemerintah dan masyarakat. Kepala DLH Bengkalis, Agus Susanto, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan secara sepihak, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Ia menekankan bahwa kebiasaan memilah sampah dari rumah merupakan fondasi utama dalam pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Tanpa kesadaran dari sumbernya, penanganan di tingkat hilir akan menjadi jauh lebih sulit dan tidak optimal.

Diskusi ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat di lingkungan DLH Bengkalis, mulai dari pejabat administrator hingga fungsional. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong program pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Dari sisi komunitas, berbagai ide inovatif turut disampaikan, termasuk strategi kampanye kreatif untuk meningkatkan kesadaran publik. Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu pendekatan yang dinilai efektif dalam menjangkau generasi muda dan memperluas edukasi tentang pentingnya memilah sampah.

Melalui sinergi ini, diharapkan lahir program bersama yang lebih konkret dan terarah. Tidak hanya sekadar kampanye, tetapi juga mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih disiplin dalam membuang dan memilah sampah.

Langkah kolaboratif ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Bengkalis, sekaligus memperkuat peran komunitas sebagai mitra strategis pemerintah dalam isu lingkungan. (*)