70 Kebakaran Terjadi di Pekanbaru Awal 2026, Didominasi Korsleting Listrik

70 Kebakaran Terjadi di Pekanbaru Awal 2026, Didominasi Korsleting Listrik

Ilustrasi/Net

Beritariau.com, Pekanbaru – Kasus kebakaran bangunan di Kota Pekanbaru menunjukkan tren meningkat sepanjang awal 2026. Dalam empat bulan pertama, tercatat sebanyak 70 kejadian kebakaran yang tersebar di berbagai wilayah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pekanbaru, Zarman Candra, mengungkapkan bahwa mayoritas kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

“Sebagian besar kejadian disebabkan arus pendek pada instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Selain itu, faktor lain seperti kelalaian penggunaan peralatan dapur, termasuk kebocoran atau ledakan kompor gas, juga turut menyumbang kasus kebakaran.

Melihat tingginya angka kejadian, DPKP mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan memastikan kondisi instalasi listrik tetap aman dan sesuai standar.

Warga juga disarankan melakukan pemeriksaan rutin terhadap kabel dan perangkat listrik, serta segera melaporkan potensi bahaya di lingkungan sekitar.

Upaya pencegahan dinilai menjadi kunci utama untuk menekan angka kebakaran, seiring meningkatnya risiko di kawasan permukiman dan area komersial di Pekanbaru. (*)