Sekda Riau Lepas 520 Pemudik, Tekankan Mudik sebagai Penguat Silaturahmi

Beritariau.com, Pekanbaru – Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, secara resmi melepas keberangkatan ratusan pemudik dalam program mudik gratis yang digelar oleh PTPN IV Regional 3 di Pekanbaru, Selasa (17/3/2026).
Dalam sambutannya, Syahrial menegaskan bahwa mudik bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen penting untuk mempererat hubungan keluarga dan menjaga silaturahmi.
“Mudik memiliki makna yang lebih dalam, sebagai penguat ikatan emosional antara anak, orang tua, dan kampung halaman,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi komitmen PTPN IV Regional 3 yang telah konsisten menyelenggarakan program mudik gratis selama sembilan tahun terakhir, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Riau.
Pemerintah Provinsi Riau, lanjutnya, terus melakukan berbagai upaya untuk mendukung kelancaran arus mudik. Salah satunya melalui pengaturan cuti bersama yang dipadukan dengan skema kerja fleksibel atau Work From Anywhere (WFA), guna mengurangi kepadatan perjalanan di jalur lintas Sumatera.
Selain itu, Pemprov Riau juga menyiapkan program khusus bagi mahasiswa asal Riau yang menempuh pendidikan di luar daerah seperti Jakarta dan Yogyakarta, agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman.
Dari sisi keamanan, pemerintah telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk meningkatkan patroli di kawasan permukiman yang ditinggal mudik.
“Kami bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk melakukan patroli rumah kosong, sehingga masyarakat dapat mudik dengan rasa aman,” jelasnya.
Untuk keberangkatan kali ini, sebanyak 13 unit bus telah disiapkan dan dipastikan dalam kondisi layak jalan. Armada tersebut mengangkut sekitar 520 pemudik dengan berbagai tujuan, seperti Medan, Padang Sidempuan, dan Sumatera Barat.
Sementara itu, Region Head PTPN IV Regional 3, Bambang Budi Santoso, menyampaikan bahwa program mudik gratis ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam membantu masyarakat.
“Tahun ini kami memberangkatkan 520 pemudik. Secara keseluruhan, PTPN IV PalmCo mengerahkan 25 bus dengan total sekitar 1.000 peserta,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sejak pertama kali digelar pada 2018, program ini telah membantu lebih dari 5.000 pemudik, meskipun sempat terhenti selama pandemi Covid-19.
Bambang berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung perekonomian daerah. (*)

