Kapolres Kampar pergoki pengendara tak pakai helm di lokasi rawan macet

Kapolres Kampar pergoki pengendara tak pakai helm di lokasi rawan macet

ilustrasi

‎Beritariau.com, Kampar - Sanianto, warga kabupaten Kampar ditegur Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata Sik karena tidak menggunakan helm saat menuju pasar tradisional, Minggu (03/07/16). Ketika itu, Edy sedang melakukan pengecekan arus mudik di Pos Pengamanan Pasar Kampar yang diketahui sebagai salah satu titik rawan kemacetan.

"Saya tanya ke Saudara Sanianto dia mau kemana, ternyata dia dari rumah menuju ke Pasar Kampar. Lalu saya tanyakan kenapa tidak pakai helm, kan untuk keselamatan dia, bukan untuk saya juga polisi lainnya," ujar Edy.

Sanianto bersama lelakinya itu pun tertegun malu ketika ditegur AKBP Edy. Dengan wajah merasa, pria itu meminta maaf berharap tidak dilakukan penindakan langsung oleh petugas.

"Ya tidak lah, kan kita tegur dulu, kalau masih membandel barulah kita tilang," kata AKBP Edy.

AKBP Edy mengaku sambil melakukan pengecekan di sejumlah Pos mudik, dia juga melakukan Patroli ke dalam pasar. Di sana, Edy memberi himbauan kepada para pedagang agar tidak menaikkan harga dagangan.

"Saya ingatkan kepada para pedagang, agar berjualan dengan jujur dan mencari berkah," kata dia.

Selain itu, Edy juga memberi himbauan kepada masyarakat yang sedang berbelanja untuk tetap berhati-hati terhadap modus penipuan, hipnotis, dan copet.

"Warga juga jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan kalau ke pasar, supaya tidak mengundang kejahatan dan mencegah adanya tindak pidana pencurian thd pedagang dan pembeli," kata Edy.

Kepada pengendara yang melintas dan warga lainnya, Edy meminta agar menggunakan helm dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.

"Mudik lah dengan tertib, kita mengamankan segala aktivitas warga agar merasa aman dan nyaman," pungkas perwira menengah jebolan akademi kepolisian tahun 1996 ini. [red]