Safari Ramadhan di Masjid Al-Hijrah, Wako Pekanbaru Paparkan Capaian dan Program 2026

Safari Ramadhan di Masjid Al-Hijrah, Wako Pekanbaru Paparkan Capaian dan Program 2026

Beritariau.com, Pekanbaru – Wali Kota Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Al-Hijrah, Markaz Sunnah Nusantara Al Hijrah, Jalan Kayu Putih, Kelurahan Binawidya, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pimpinan DPRD, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta tokoh masyarakat setempat. Suasana hangat kebersamaan terasa saat rombongan pemerintah kota disambut pengurus dan jemaah masjid.

Dalam sambutannya, Wali Kota Agung mengaku terkesan dengan pesatnya pembangunan Masjid Al-Hijrah. Ia menyebut, saat terakhir berkunjung, proses pembangunan masih berlangsung dan kegiatan ibadah dilaksanakan di lantai bawah.

“Tadi kami pikir kegiatan masih di bawah. Tapi hari ini, masyaallah, kami merasa seperti berada di Madinah karena desain pintunya menyerupai masjid di sana,” ujarnya.

Masjid yang berdiri di atas lahan sekitar 4,5 hektare itu disebut sebagai salah satu yang terbesar di Pekanbaru. Bahkan, untuk pembangunan pondasi saja, nilainya mencapai Rp24 miliar.

“Atas nama pemerintah kota, kami mengapresiasi pembangunan masjid sebesar ini di Kota Bertuah,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan sejumlah capaian Pemko Pekanbaru sejak awal masa kepemimpinannya.

Ia mengungkapkan bahwa saat mulai menjabat, pemerintah kota menghadapi beban utang tunda bayar sebesar Rp470 miliar yang belum terselesaikan selama lebih dari satu dekade.

“Alhamdulillah, pada 2025 utang Rp470 miliar itu bisa kami selesaikan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur tetap berjalan. Sepanjang 2025, perbaikan jalan melalui sistem pengaspalan ulang mencapai 42 kilometer.

Di bidang pendidikan, Pemko menjalankan program zero anak putus sekolah dengan mengembalikan 1.778 anak ke bangku pendidikan. Sementara di sektor kesehatan, lebih dari 3.000 anak stunting mendapatkan penanganan.

Pemko juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp80 miliar untuk menjamin pembiayaan kesehatan masyarakat kurang mampu melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Persoalan sampah yang sempat membuat Pekanbaru berstatus darurat pada awal 2025 pun diklaim berhasil diatasi.

“Masih banyak program yang telah kami jalankan, namun waktu tidak cukup untuk menjelaskan satu per satu,” kata Agung.

Dalam Safari Ramadhan tersebut, Pemko Pekanbaru menyerahkan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp100 juta.

Selain itu, disalurkan pula bantuan televisi 43 inci, pemasangan wifi gratis untuk masjid, bantuan pendidikan, bantuan kursi roda, serta dana dari Baznas dan CSR pemerintah kota bersama Bank Riau Kepri Syariah senilai Rp10 juta.

Kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah kota dan masyarakat, sekaligus menyampaikan laporan kinerja serta program pembangunan ke depan. (*)