Duh, Nelayan di Inhil Tewas Tersengat Alat Sentrum Babi

Duh, Nelayan di Inhil Tewas Tersengat Alat Sentrum Babi

Tubuh Abdul Muin (50) ditemukan warga saat mengeceng ladang padi, Kamis (9/6/2016) kemarin

Beritariau.com, Tembilahan - Abdul Muin (50), seorang nelayan di Indragiri Hilir (Inhil) ditemukan tak bernyawa akibat tersengat aliran listrik alat sentrum hama babi, Kamis (9/6/2016) sekitar pukul 17.30 WIB.

Jenazahnya pertama kali ditemukan oleh warga sekitar saat mengecek ladang padi di Parit Pamek, Kelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang, Inhil, Riau. Dari tubuh warga Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh itu, ditemukan sebilah parang, 2 buah mancis dan 1 buah obeng.

"Seorang warga melihat ada mayat dalam posisi telungkup di anak parit ladang padi miliknya. Yang mana di sekeliling ladang tersebut terpasang kawat setrum untuk hama babi hutan," ujar Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik, Jumat (10/6/2016).

Melihat ada jenazah, warga tersebut langsung memberitahukan kepada teman-temannya.  Selanjutnya pada pukul 19.00 WIB, warga melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian setemoat.

"Sekira pukul 22.30 WIB, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke UGD Puskesmas Kelurahan  Benteng dan sekira pukul 02.30 jenazah iserahkan ke pihak keluarga korban," kata Wicak.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dipasang kawat jeratan babi yang dialiri listrik tersebut. Saat ini, polisi menyelidiki kematian korban setelah memeriksa sejumlah saksi mata.

?"Kematian korban masih kita selidiki, beberapa warga sudah kita mintai keterangannya. Pemilik lahan yang dipasang aliran listrik akan kita periksa," tegas Wicak.  [pan]

 

Tags :# daerah