"Lisa (bayi gajah), Selamat Datang di Taman Nasional Tesso Nilo.."

"Lisa (bayi gajah), Selamat Datang di Taman Nasional Tesso Nilo.."

Ilustrasi Bayi Gajah

Beritariau.com, Pekanbaru - Kabar gembira datang dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Kali ini, TNTN mendapat keluarga baru dengan kelahiran seekor bayi gajah Sumatera (elephas maximus sumatranus). Kelahiran bayi hewan bergading itu menambah populasi gajah latih di TNTN itu menjadi 7 (tujuh) ekor.

Kepala Balai TNTN, Darmanto Kamis (02/06/16) mengatakan, bayi gajah yang lahir merupakan kelompok dari Flying Squad. Gajah tersebut lahir pada 1 Juni 2016 di wilayah Lubuk Kembang, Pelalawan di kawasan TNTN.

"Bayi gajah itu kondisinya cukup sehat. Kita wajib bersyukur karena dengan kelahiran bayi ini keluarga Taman Nasional Tesso Nilo bertambah," kata Darmanto.

Menurut Darmanto, bayi gajah yang belum diberi nama ini merupakan anak dari induk gajah bernama Lisa. Saat ini bayi gajah tersebut dalam pengawasan tim dokter hewan.

"Saat ini Lisa sudah memiliki empat anak. Kita semua harus menjaga habitat gajah yang saat ini terus terancam keberadaannya. Gajah Sumatera merupakan salah satu aset berharga yang ada di taman nasional," terang dia.

Untuk diketahui, Taman Nasional Tesso Nilo terbentang luas di dua Kabupaten, yakni Pelalawan dan Indragiri Hulu.

Bahkan sebagian wilayahnya sampai berada di propinsi tetangga, Jambi.

Selain dihuni gajah latih, TNTN juga merupakan tempat hidup habitat gajah liar dan harimau Sumatera (panthera tigris sumatrae). Namun sayang, TNTN yang merupakan kawasan dilindungi negara ini kondisinya porak poranda.

Sebab, keserakahan manusia membuat Gajah dan Harimau selalu menjadi sasaran perburuan. Dari 83 ribu hektare luas TNTN itu, setengahnya merupakan daerah yang dijarah untuk dijadikan pemukiman dan perkebunan kelapa sawit oleh pengusaha.

Tidak terkendalinya perambahan kawasan TNTN disinyalir karena dibekingi.

Kini, Lisa menjadi harapan baru bagi keberlangsungan TNTN. "Selamat Datang Lisa di TNTN." [red]‎