Seluruh Atlet Walikota Basketball League Dumai Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Seluruh Atlet Walikota Basketball League Dumai Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Beritariau.com, Dumai - Seluruh atlet yang berlaga dalam ajang Walikota Basketball League (WBL) 2.0 tahun 2025 resmi terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan. 

Penyerahan simbolis kartu kepesertaan dilakukan langsung oleh Wali Kota Dumai, H. Paisal, pada pembukaan turnamen yang berlangsung di Lapangan Bukit Gelanggang, Sabtu (15/11/2025).

BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan mengelola lima program perlindungan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). 

Perlindungan diberikan kepada peserta dari empat sektor: Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah (BPU), Jasa Konstruksi (Jakon), dan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Pada ajang WBL 2.0, seluruh atlet didaftarkan dalam dua program, yaitu JKK dan JKM, dan tercatat sebagai peserta Bukan Penerima Upah (BPU). 

Turnamen ini diikuti oleh para pelajar SMA dan SMK se-Kota Dumai dan diselenggarakan oleh Perbasi Dumai. Kompetisi dijadwalkan berlangsung hingga 22 November 2025.

Wali Kota Dumai, Paisal, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan olahraga yang menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda tersebut. 

Dia juga mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Dumai karena telah memastikan para atlet memperoleh perlindungan apabila terjadi risiko cedera selama pertandingan.

“Kami bangga melihat antusiasme generasi muda dalam ajang ini. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan memberikan rasa aman bagi para atlet karena mereka terlindungi bila terjadi risiko saat berlaga,” ujar Paisal.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Dumai, Dina Khairina, yang turut hadir, memberikan semangat kepada 120 atlet yang bertanding. Dina menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan siap memastikan setiap kasus kecelakaan kerja yang dialami atlet dapat ditangani melalui jaringan fasilitas kesehatan kerja (PLKK) yang menjadi mitra mereka.

“Kami hadir untuk memastikan setiap risiko cedera yang dialami atlet dapat ditangani cepat dan tepat melalui mitra PLKK kami. Perlindungan JKK dan JKM ini penting agar mereka dapat bertanding dengan aman,” kata Dina.

Dengan adanya perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, pelaksanaan WBL 2.0 diharapkan berjalan kompetitif sekaligus aman bagi seluruh peserta. (*)