BPJS Ketenagakerjaan Dumai Lakukan Aktivasi Aplikasi JMO di Perusahaan Lambang Azaz Mulia
Beritariau.com, Dumai - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai melakukan kegiatan aktivasi aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) bagi tenaga kerja di perusahaan Lambang Azaz Mulia pada Senin (24/11/2025).
Kegiatan ini ditujukan untuk membantu penyelesaian berbagai kendala layanan digital, mulai dari lupa akun, koreksi data tenaga kerja, hingga penggabungan saldo Jaminan Hari Tua (JHT).
Sebagai penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan mengelola lima program perlindungan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Seluruh program tersebut melindungi peserta dari empat sektor, yakni Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah (BPU), Jasa Konstruksi (Jakon), dan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Dumai, Fadly Maulana, mengatakan bahwa aplikasi JMO menjadi bagian penting dari transformasi digital BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas akses layanan kepada peserta.
“Aplikasi ini sangat membantu peserta, khususnya di wilayah Kota Dumai. Peserta tidak perlu datang dan antre ke kantor cabang jika memiliki saldo JHT maksimal Rp15 juta. Mereka dapat langsung mengajukan klaim melalui aplikasi JMO di manapun berada agar lebih cepat dan mudah,” ujar Fadly.
JMO merupakan aplikasi resmi BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan kemudahan layanan digital, seperti cek saldo, pelaporan, pengaduan, hingga pengajuan klaim JHT secara online. Aplikasi ini dapat diunduh gratis melalui App Store dan Play Store.
BPJS Ketenagakerjaan menegaskan bahwa digitalisasi layanan merupakan bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kepada peserta, sekaligus mendukung visi organisasi: Kerja Keras Bebas Cemas.
Proses klaim melalui JMO juga dinilai lebih praktis, aman, serta tanpa biaya tambahan. Peserta hanya perlu memastikan aplikasi telah diperbarui ke versi terbaru dan memenuhi syarat klaim.
Fadly menambahkan bahwa kegiatan aktivasi JMO akan terus diperluas ke berbagai perusahaan di Kota Dumai untuk memastikan data tenaga kerja valid dan akurat, sehingga proses klaim JHT ke depannya tidak mengalami kendala.
“Kami ingin memastikan setiap peserta memahami penggunaan JMO dan datanya sudah benar, agar seluruh layanan BPJS Ketenagakerjaan bisa diakses dengan mudah,” tutupnya. (*)

