30 Rumah di Inhil Ambruk Masuk Sungai, Diterjang Longsor Abrasi

30 Rumah di Inhil Ambruk Masuk Sungai, Diterjang Longsor Abrasi

Beritariau.com, 30 rumah rusak parah diterjang longsor di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada Selasa (10/5/2016) kemarin. Puluhan rumah ini ambruk dan masuk ke dalam sungai lantaran berdiri di bantaran sungai.

"Ada 30 rumah yang rusak akibat musibah longsor tersebut," ujar Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono, Rabu (11/5) malam.

Dikatakan Wicak, rumah- rumah tersebut dihuni oleh 37 Kepala Keluarga (KK) yang di dalamnya terdapat 99 jiwa. Bahkan, sebuah rumah ibadah Mushalla Nurul Yakin yang berada di sekitar rumah juga turut rusak akibat musibah ini.

"Saat ini tim dari BPBD Inhil serta masyarakat setempat sedang mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan," kata Wicak.

Berdasarkan hasil monitoring, bencana tanah longsor itu diakibatkan abrasi di aliran sungai. Longsor terjadi air dalam keadaan surut. Kerugian belum bisa ditaksir dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, Kepolisian Daerah (Polda) Riau menurunkan ratusan personel untuk membantu korban abrasi di Desa Tanjung Baru. Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Mereka mengevakuasi dan menyediakan makan untuk para korban.

"Personel sudah diturunkan ke sana (Inhil, red) untuk membantu korban pasca kejadian," ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo.

Guntur mengatakan, dalam pemberian bantuan, kepolisian berkoodisasi dengan pemerintah daerah. Ratusan polisi dibantu warga sekitar mengevakuasi korban ke tempat yang lebih aman.

Selain itu, polisi juga membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan para korban. "Dapur tersebut dikelola oleh ibu-ibu Bhayangkari. Masakan dimasak oleh ibu-ibu Bhayangkari untuk diberikan kepada korban," ucap Guntur. [pan]